Breaking News:

Wawancara Tokoh

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Unud, Direktur LBH Bali Vany : Kok Respon Unud Seperti Itu

KASUS dugaan pelecahan seksual di lingkungan Universitas Udayana kembali menyeruak.

Tribun Bali/Ragil Armando
Direktur LBH Bali Ni Kadek Vany Primaliraning alias Vany (paling kanan) saat konferensi pers di Kantor LBH Bali, Rabu 24 November 2021 - Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Unud, Direktur LBH Bali Vany : Kok Respon Unud Seperti Itu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KASUS dugaan pelecahan seksual di lingkungan Universitas Udayana kembali menyeruak.

Pasalnya, LBH merilis data adanya 42 dugaan kasus pelecehan seksual di Unud.

Hal ini membuat pihak rektorat Unud menuding bahwa data yang dirilis oleh LBH Bali tersebut tidak valid.

Bagaimana jawaban LBH Bali? Berikut petikan wawancara dengan Direktur LBH Bali Ni Kadek Vany Primaliraning:

Baca juga: Pelecehan Seksual di Unud, Rektor Unud Prof Dr Ir I Nyoman Gde Antara, Kami Perlu Data Kasusnya

Pihak Unud meragukan data yang dirilis LBH, bagaimana menurut LBH?

Ini jelas berbeda dengan survei akademik. Kalau dia korban pasti dia akan sangat mudah mengisi.

Dia akan menceritakan bagaimana.

Dalam berkas kami bagi, dia masuk fakultas mana, bagaimana kronologinya, terjadi di dalam atau di luar kampus, siapa pelakunya, ini masuk kategori kekerasan seksual bagaimana.

Lalu, bagaimana tanggapan LBH terkait munculnya buruh dan pedagang sebagai pelaku pelecehan seksual di kampus?

Biar tidak salah informasi karena ada yang bertanya kok bisa pelaku ada buruh dan pedagang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved