Breaking News:

Berita Bangli

Akses Jalan Tertimbun Longsor Selama 3 Hari, Warga Dusun Kayupadi Bangli Harap Penanganan Secepatnya

Alhasil warga sekitar tidak bisa memanfaatkan akses tercepat menuju desa, dan terpaksa harus memutar melewati desa tetangga

istimewa
Pihak Dusun Belandingan dan kepolisian saat melakukan pemantauan di titik longsor celok. Senin (29/11/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Hujan deras yang terjadi di Bangli dalam beberapa hari terakhir tak jarang berimbas pada musibah tanah longsor.

Kendati demikian, beberapa dampak bencana yang terjadi belum mendapat penanganan evakuasi material.

Seperti yang terjadi di wilayah Desa Songan, tepatnya di Dusun Kayupadi.

Akses jalan yang berada di tebing, tertimbun material longsor batu dan tanah.

Baca juga: Menparekraf Tawarkan Staycation, Nakes RSU Bangli Enggan Ambil Bagian

Alhasil warga sekitar tidak bisa memanfaatkan akses tercepat menuju desa, dan terpaksa harus memutar melewati desa tetangga.

Kepala Dusun Kayupadi, I Komang Brata saat dikonfirmasi Selasa (30/11/2021) mengatakan, musibah longsor sejatinya terjadi sejak hari Sabtu (27/11/2021) sekitar pukul 11.00 wita akibat hujan deras.

Musibah tersebut berlokasi di jalur Desa Songan menuju Dusun Kayupadi, atau sekitar 500 meter dari pemukiman warga di dusun itu.

"Longsor terjadi dua kali. Yakni pada hari Sabtu dan Minggu. Dua kejadian ini berada di jalur yang sama, yang oleh warga sekitar lokasi ini disebut celok," sebutnya.

Longsor yang terjadi menutup total akses jalan tersebut.

Tinggi material tanah dan batu dikatakan mencapai lebih dari satu meter. Bahkan untuk dilewati pejalan kaki pun, Brata menyebut masih meragukan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved