Breaking News:

Berita Jembrana

Dua Ranperda Jembrana Sah Jadi Perda, Termasuk Ranperda APBD 2022

Dua ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 dan Ranperda tentang Retribusi Persetujuan Bangunan

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Penandatanganan berita acara persetujuan antara Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan dan Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi terkait Perda 2022 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Dua ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 dan Ranperda tentang Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung akhirnya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pengesahan ini, dilakukan seusai rapat paripurna di Gedung Dewan Jembrana, kemarin.

Pengesahan ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan antara Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan dan Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi.

Baca juga: Bupati Tamba Lantik Asisten III Pemkab Jembrana Maharimbawa dan Kadis PUPR Sudiarta

Untuk informasi, Perda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 dengan rincian, pendapatan daerah Rp1.060.099.685.268,- untuk belanjanya Rp1.098.158.233.812,- dengan defisit -Rp 38.058.548.544, sedangkan pembiayaan untuk penerimaan Rp 43.458.548.544 dan pengeluarannya Rp 5.400.000.000 dengan pembiayaan netto Rp 38.058.548.544.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, keberhasilan untuk menuntaskan seluruh proses pembahasan kedua Rancangan Peraturan Daerah ini tidak lepas dari semangat dan kerja keras dari segenap anggota DPRD Kabupaten Jembrana.

Baca juga: Dua Tahun Vakum Akibat Pandemi, Lomba Makepung Jembrana Cup Akhirnya Kembali Digelar

Selain juga seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Maka dari itu, pemerintah pun berterimakasih atas penetapan ini kepada Pimpinan DPRD Jembrana, Komisi, Fraksi dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Jembrana.

“Kepada ASN lingkungan Pemkab Jembrana yang telah bekerja secara ikhlas dan profesional dengan mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran guna menyelesaikan pembahasan kedua rancangan peraturan daerah ini, saya ucapkan terimakasih,” ucapnya.

Baca juga: Kenaikan UMK Jembrana Sempat Disepakati Rp23 Ribu, Kini Direkomendasikan Hanya Rp6 Ribu

Tamba menjelaskan, bahwa Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 yang ditetapkan akan menjadi APBD pertama pada masa kepemimpinannya selaku Bupati dan Wakil Bupati Jembrana terpilih.

"Tentunya diharapkan APBD ini akan menjadi langkah awal yang baik pada masa kepemimpinan ke depannya,” ungkapnya. 

Baca juga: Kenaikan UMK Jembrana Sempat Disepakati Rp23 Ribu, Kini Direkomendasikan Hanya Rp6 Ribu

Sedangkan untuk Rancangan Peraturan Daerah tentang Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung, sambungnya, dengan ditetapkannya Rancangan Peraturan Daerah ini menjadi Peraturan Daerah nantinya mampu menjadi pedoman dan landasan hukum dalam pemungutan retribusi bangunan gedung, sehingga berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jembrana pada tahun-tahun mendatang. (*)

Berita lainnya di Berita Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved