Breaking News:

Berita Denpasar

Harga Cabai Tembus Rp 60 Ribu di Denpasar, Nasi Kuning Bu Lia Tetap Pertahankan Cita Rasa Pedas 

Harga cabai yang meroket jelang akhir tahun dan musim penghujan nampaknya membuat produsen kuliner ketar-ketir.

Tribun Bali/Luh Putu Wahyuni Sari
Gerai Nasi Kuning Bu Lia di Sanur. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Harga cabai yang meroket jelang akhir tahun dan musim penghujan nampaknya membuat produsen kuliner ketar-ketir.

Pasalnya kini harga cabai tembus hingga Rp. 60 ribu perkilogramnya.

Tentunya harga ini sangat melonjak naik dari sebelumnya hanya berkisar Rp. 30 ribu perkilogram. 

Namun salah satu pedagang Nasi Kuning pedas yakni Bu Lia, mengatakan ia tetap menyediakan nasi kuning dengan cita rasa lauk yang pedas karena itu sudah menjadi ciri khas dari warungnya. 

"Terkendala sih (harga cabai naik) tapi mau apa lagi sudah kadung begitu untuk sementara keuntungannya yang berkurang sedikit. Tapi kualitas dan kepedasan tetap kita jaga," kata dia pada, Selasa (7 Desember 2021). 

Baca juga: Harga Minyak Goreng dan Cabai Jelang Natal dan Tahun Baru Naik di Indonesia, Ini Penjelasan Kemendag

Baca juga: Bali Memasuki Musim Hujan, Harga Cabai di Denpasar Naik Jadi Rp 55 - 60 Ribu Per Kilogram

Baca juga: Lahan Cabai Warga Dukuh Bangli Rusak Akibat Diterjang Banjir Bandang

Warung yang berlokasi di Jalan Danau Buyan, Sanur Denpasar ini dalam seharinya bisa menjual nasi kuning hingga 500 porsi.

Gerai Nasi Kuning Bu Lia di Sanur.
Gerai Nasi Kuning Bu Lia di Sanur. (Tribun Bali/Luh Putu Wahyuni Sari)

Harganya pun cukup terjangkau yakni mulai dari Rp. 10 ribu perporsi nya dan sudah mendapatkan lauk lengkap seperti oseng tempe, tahu bumbu pedas, mie goreng, sayuran, sate lilit, ayam goreng, sambal hingga serundeng. Nasi Bu Lia ini buka Senin sampai Sabtu dan tutup di hari Minggu. 

"Saya buka dari jam 08.30 sampai jam 22.30 malam. Bukanya dari Senin sampai Sabtu dan tutup di hari Minggu. Selain nasi kuning disini juga ada nasi putih," tambahnya. 

Dan hampir semua jenis olahan lauk ayamnya menjadi favorit pembeli. Dan tingkat kepedasan pada ayamnya tergantung pada levelnya.

Contohnya seperti ayam kare level 75, ayam rica level 100 dan yang paling pedas yakni olahan lauk ayam pedas dimana levelnya mencapai 150. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved