Breaking News:

Berita Badung

600 Peserta Perayaan Natal Menjalani Tes Rapid Antigen di Balai Budaya Badung

Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menurunkan 30 tenaga kesehatan (nakes) untuk melayani para peserta tersebut.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: DionDBPutra
ISTIMEWA
Peserta yang akan ikut perayaan Natal bersama menjalani tes rapid antigen di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Kamis 9 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Sehari menjelang perayaan Natal bersama, ratusan peserta yang terdiri dari perwakilan jemaat gereja di Bali menjalani tes rapid antigen di Balai Budaya, Puspem Badung, Kamis 9 Desember 2021.

Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menurunkan 30 tenaga kesehatan (nakes) untuk melayani para peserta tersebut.

Baca juga: Lowongan Kerja Badung, Dibutuhkan Marketing Officer, Maksimal Berusia 28 Tahun

Baca juga: Tanam 19 Pohon Ganja, Warga Spanyol Diamankan Sat Resnarkoba Polres Badung

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Badung dr. I Wayan Darta mengatakan, peserta yang menjalani tes rapid antigen tersebut akan mengikuti perayaan Natal hari Jumat 10 Desember 2021.

“Jadi kita turunkan (nakes) dari lima Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah Mangusada. Jadi total nakes yang kita kerahkan sebanyak 30,” katanya

Menurut dia, tidak dikenakan biaya tes rapid antigen bagi para jemaat yang akan hadir pada perayaan Natal tersebut.

Dia menyebutkan, kurang lebih 600 orang yang akan hadir dalam perayaan Natal yang dilaksanakan di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala.

“Kami menurunkan staf dari Puskesmas Mengwi I, Puskesmas Mengwi II, Puskesmas Mengwi III, Puskesmas Abiansemal I, Puskesmas Abiansemal III, kemudian dari RSD Mangusada. Sementara total semua tenaga kesehatan masing-masing ada 5 orang dari satu instansi sehingga totalnya 30 orang,” ungkapnya.

Dokter Darta menjelaskan, hasil tes rapid antigen menunjukkan tak seorang pun peserta yang reaktif.

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan ada yang reaktif," jelasnya.

Darta menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan panitia pelaksana sehingga seluruh peserta dipastikan dapat mengikuti perayaan Natal secara aman dan nyaman.

“Tetap kami koordinasikan, kalaupun ada yang belum ikut rapid hari ini, besok kami akan tes lagi,” jelasnya.

Mengenai kegiatan tersebut, dia mengaku bukan pemerintah Badung yang melaksanakan. Perayaan Natal itu atas inisiatif Ketua Kabupaten DPRD Badung Putu Parwata.

“Sebenarnya diminta tolong dinas kesehatan provinsi, namun karena sifatnya mendadak dan mendesak, kami langsung turun,” tandasnya.

Berita lainnya dari Kabupaten Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved