Breaking News:

Berita Badung

Tanam 19 Pohon Ganja, Warga Spanyol Diamankan Sat Resnarkoba Polres Badung

Polres Badung melalui Satuan Resnarkoba berhasil mengungkap kasus home industry hidroponik ganja di wilayahnya.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH didampingi Iptu I Putu Budi Artama, SH, MH saat melihatkan barang bukti pohon ganja yang diamankan pada Kamis, 9 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Polres Badung melalui Satuan Resnarkoba berhasil mengungkap kasus home industry hidroponik ganja di wilayahnya.

Bahkan dalam pengungkapan kali ini ada sebanyak 19 pohon ganja yang berhasil diamankan dengan tersangka seorang Warga Negara Asing (WNA) inisial GS Villa. 

Tidak hanya pohon ganja, biji ganja yang dikirim dari negara Belanda juga berhasil diamankan sebagai barang bukti. 

Baca juga: Sebelum Dimutilasi, Ridho Suhendra Dijejali Narkoba Agar Tidur Pulas, lalu Digorok Lehernya

“Penangkapan ini berdasarkan informasi dan kerja sama dengan Kantor Bea Cukai Denpasar,” ujar Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH didampingi Iptu I Putu Budi Artama, SH, MH saat merilis kasusnya Kamis 9 Desember 2021.

Dijelaskan pengungkapan kasus tersebut bermula dari adanya paket yang dicurigai yang di dalamnya berisi biji tanaman yang diduga biji Narkotika Golongan 1 jenis ganja.

Mencurigai paket tersebut, aparat kepolisian dari Sat Resnarkoba Polres Badung pun langsung melakukan penyelidikan dengan memastikan penerima paket tersebut.

Paket yang berisikan biji ganja itu pun dikirim ke Jalan Karang Suwung, Gang Rambutan No.5, Banjar Pelambingan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Bali.

Saat paket diterima, pelaku pun langsung diamankan dan dilakukan pemeriksaan

Baca juga: Selundupkan 43 Kg Ganja dari Sumatera Menuju Bali, Siswoyo Menerima Diganjar 14 Tahun Penjara

“Jadi saat kita amankan pelaku mengakui bahwa benar membeli biji ganja tersebut dari orang yang bernama Toni, yang beralamat di Spanyol,” tegasnya.

Dijelaskan biji ganja yang siap ditanam itu pun dibeli seharga 100 Euro atau Rp2 Juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved