Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Internasional

Taiwan Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron, Dibawa Pelancong dari Luar Negeri

Sepuluh orang lain yang duduk di depan dan di belakang pelancong pada penerbangan masuk telah di karantina di rumah dan semuanya dinyatakan negatif

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
Pixabay
Ilustrasi covid-19 Varian Omicron 

Pertama, penyebaran yang cepat dan sudah ditemukan di berbagai dunia.

Kedua adanya kemungkinan infeksi ulang.

Dan ketiga, serangan pada sistem imun.

Menurut Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University, Dicky Budiman, memang ada beberapa faktor yang memicu munculnya varian super ini.

Pertama adanya ketimpangan vaksin pada suatu negara. Namun menurut Dicky tidak hanya itu, ada faktor lainnya.

"Iya karena jelas karena ketimpangan vaksin, menjdi penyebab. Tapi bicara penyebab dari satu varian super ini timbul multifaktor. Bukan hanya vaksin tidak merata di dunia," ungkapnya pada Tribunnews, Selasa , 30 November 2021.

Kedua, karena kurang baiknya suatu negara dalam mendeteksi virus. Baik itu testing, tracing dan treatment (3T) dan juga surveilance genomic.

"Melalui 3T terutama survelen genomic tidak merata dan kuat di banyak negara, seperti Afrika, akhirnya menghasilkan varian ini," ungkapnya.

Namun bukan hanya Afrika saja. Belahan dunia manapun ketika kemampuan 3T surveilance genomic lemah, ditambah vaksinasi yang lambat, rawan melahirkan mutasi Covid-19 yang berbahaya.

"Ditambah jumlah penderita HIV-AIDS termasuk kategori banyak. Pada konteks ini, ketika terinfeksi itu umumnya lama untuk mengalami pemulihan. Dan semakin lama virus dalam tubuh manusia, semakin banyak peluang bermutasi,"pungkasnya. (*)

Sumber: Kontan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved