Breaking News:

Berita Bangli

Penglipuran Festival Ditutup, Stand Masih Buka Hingga Akhir Tahun

Penglipuran Village Festival (PVF) VIII telah ditutup, Minggu 12 Desember 2021

Istimewa
Stand tanaman hias di areal depan Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali, tetap dibuka. Pengelola memberikan kesempatan pada penyewa hingga akhir tahun. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Penglipuran Village Festival (PVF) VIII telah ditutup, Minggu 12 Desember 2021.

Kendati demikian, sejumlah stand yang berada di areal depan tetap dibuka hingga tanggal 30 Desember 2021.

Pengelola Penglipuran I Nengah Moneng menjelaskan, secara umum pasca ditutupnya PVF VIII, seluruh acara baik lomba maupun pameran bonsai, telah berakhir.

Hanya saja, untuk stand yang ada di areal masuk, masih tetap dibuka. 

"Ini merupakan permintaan dari para penyewa stand. Sebenarnya, stand ini hanya dibuka enam hari sesuai dengan berlangsungnya Penglipuran Festival.

Baca juga: Gelar Festival dan Pameran Bonsai, Kunjungan Wisatawan ke Objek Wisata Penglipuran Bangli Naik 60 %

Namun dengan pertimbangan pembatalan PPKM level 3, kami memberikan kesempatan agar stand diperpanjang hingga tanggal 30 Desember 2021.

Jadi hanya stand saja yang tersisa. Kalau bonsainya pindah ke Pantai Pandawa," jelasnya.

Ada 20 stand yang berdiri, jenis barang yang dijajakan juga beragam, mulai dari tanaman, kuliner, hingga suvenir. 

Disisi lain, selama enam hari diselenggarakan festival, Moneng membenarkan adanya peningkatan kunjungan.

Kebanyakan wisatawan yang berkunjung berasal dari luar Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved