Berita Denpasar
Abaikan Prokes, Warga Berebut Minyak Goreng Murah di Pasar Phula Kerti Denpasar
Puluhan warga berebut untuk bisa membeli minyak goreng murah di Pasar Phula Kerti Denpasar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Abaikan Prokes, Warga Berebut Minyak Goreng Murah di Pasar Phula Kerti Denpasar.
Puluhan warga berebut untuk bisa membeli minyak goreng murah di Pasar Phula Kerti Denpasar pada Sabtu 18 Desember 2021 pagi.
Hal ini dikarenakan harga minyak di pasaran mengalami kenaikan.
Minyak goreng murah ini merupakan rangkaian dari kegiatan operasi pasar.
Baca juga: STIKI Indonesia Mendapat Apresiasi Terkait Rebranding Logo Pasar Phula Kerti Denpasar
Dimana, harga minyak goreng yang dijual di sini Rp 14 ribu per liter.
Masing-masing pembeli mendapat jatah dua liter minyak goreng.
Terlihat pembeli berdesak-desakan dan berebut untuk mendapatkan minyak goreng ini.
Tak hanya perempuan, laki-laki pun ikut berdesak-desakan.
Sehingga empat orang pelayan yang melayani penjualan minyak goreng ini pun kewalahan.
“Tunggu dulu, tunggu!” kata salah satu pelayan dengan nada jengkel.
Saat berebut minyak goreng mereka pun mengabaikan protokol kesehatan.
Salah seorang warga yang ikut berebut minyak goreng, Ngakan Nyoman Subadra.
Ia mengaku senang bisa mendapat harga lebih murah dari pasaran.
“Lumayan dapat harga murah. Rp 28 ribu dapat dua liter minyak,” kata Ngakan.
Baca juga: Setelah Pasar Badung, Pasar Phula Kerti Denpasar Kini Gunakan e-Semeton untuk Belanja Online
Selain itu, Luh Suri juga mengaku senang mendapat harga yang lebih murah ketimbang di pasar.
“Kalau di pasar bisa sampai Rp 20 ribu, tapi di sini hanya 14 ribu perliter, jadi bisa nawar banyak,” katanya.
Kegiatan operasi pasar ini digelar bertepatan dengan kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto ke Pasar Phula Kerti Kota Denpasar.
Dalam acara tersebut, juga hadir Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa.
Dari hasil kunjungan tersebut, Airlangga mengatakan harga minyak goreng masih tinggi.
Dimana di Pasar Phula Kerti Kota Denpasar ini, harga minyak berkisar antara Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per liter.
“Harga minyak goreng memang agak tinggi, Rp 18 ribu sampai 20 ribu,” kata Airlangga.
Terkait tingginya harga minyak goreng tersebut, pihaknya pun mengaku sudah melakukan operasi pasar.
Dimana dalam operasi pasar ini harga yang ditawarkan lebih terjangkau.
“Kita lakukan operasi pasar dengan harga yang lebih terjangkau. Nanti akan kita lanjutkan operasi pasar ini,” katanya.
Baca juga: QRIS BPD Bali Telah Terpasang Pada 44 Pedagang di Pasar Phula Kerti
Jelang Natal dan Tahun Baru ini, pihaknya berharap harga kebutuhan pokok bisa tetap stabil.
“Untuk harga jelang Nataru ini mudah-mudahan stabil,” katanya.
Selain itu, Airlangga juga memuji keberadaan Pasar Phula Kerti ini.
Menurutnya pasarnya bersih, dan rapi.
“Pasarnya bagus, bersih, rapi dan saya apresiasi ini,” katanya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pembeli-berebut-membeli-minyak-goreng-dengan-harga-lebih-murah-di-pasar-phula-kerti.jpg)