Breaking News:

Berita Tabanan

Fasilitas Umum di Tabanan Ditutup Dua Hari Saat Nataru, Masyarakat Diharapkan di Rumah Saja

fasilitas public seperti taman kota, Gedung kesenian serta lapangan umum akan ditutup selama dua hari.

I Made Prasetia Aryawan
Salah satu ruang terbuka di Tabanan, yakni Taman Kota Tabanan yang bernama Taman Bung Karno yang akan ditutup menjelang pergantian tahun 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemkab Tabanan akhirnya menerbitkan Surat Edaran (SE) terbaru terkait dengan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Tabanan.

Surat tertanggal Minggu 19 Desember ini mengatur sejumlah poin penting seperti menghindari perjalanan jarak jauh, melarang pesta perayaan, jam operasional rumah makan dan sebagainya.

Kemudian pemkab Tabanan juga akan menutup fasilitas public mulai selama 2 hari atau 31 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 mendatang.

Ini bertujuan untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Menurut data yang berhasil diperoleh SE Nomor 517/20/BPBD Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 Pada Saat Natal Tahun Baru 2021 dan Tahun Baru 2022 di Kabupaten Tabanan merujuk pada SE Gubernur Bali Nomor 20 tahun 2021.

Baca juga: Lakukan Penataan, 1,6 Juta PNS Terancam Dirumahkan

Baca juga: Pedagang di Terminal Wangaya Denpasar Mengeluh, Waktu Mepet Diminta Pindah Akhir Desember 2021

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Nasi Goreng Mawut, Tampilan Berantakan Namun Menggugah Selera

Sejumlah imbauan yang ditekankan dalam SE ini adalah perayaan Natal dan Tahun Baru diminta dilakukan di rumah masing-masing. Kemudian melarang adanya karnaval hingga pesta perayaan.

Kemudian jam operasional pusat perbelanjaan dibatasi sampai pukul 22.00 wita.

Dan jumlah pengunjung di tempat wisata dibatasi tidak melebihi 75 persen dari kapasitas total.

Kemudian pelaksanaannya akan dimulai dari 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Sekda Tabanan, I Gede Susila menyebutkan, Surat Edaran terbaru dari Pemkab Tabanan tersebut terkait Nataru.

Intinya dalam aktivitas menjelang Nataru ini dibatasi sesuai dengan ketentuan.

"SE sudah kami terbitkan dan mohon masyarakat mengikutinya. SE ini akan mulai berlaku pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang," jelas Susila saat dikonfirmasi, Selasa 21 Desember 2021.

Disinggung mengenai penutupan fasilitas public pada Nataru ini, mantan Kadis Pendidikan Tabanan ini menegaskan bahwa sejumlah fasilitas public seperti taman kota, Gedung kesenian serta lapangan umum akan ditutup selama dua hari.

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kerumunan dan mengantisipasi penyebaran virus.

Terlebih lagi varian baru Omicron disebutkan sudah masuk Indonesia.

"Iya kita tutup selama 2 hari di akhir tahun nanti. Jadi ini tujuannya untuk menghindari terjadinya kerumunan apalagi perayaan tahun baru nanti. Karena biasanya malam pergantian tahun selalu ramai," jelasnya.

Baca juga: Ayah Korban Tabrak Lari 2 Sejoli di Nagreg Telan Pil Pahit, Usai Cari Anaknya Namun Telah Meninggal

Baca juga: Sangat Dibutuhkan, Korban Pencurian Gamelan di Ubud Pinjam Barang Bukti untuk Upacara

Baca juga: Berikut Manfaat Minum Air Lemon Hangat yang Jarang Diketahui

Dia berharap seluruh masyarakat ikut menjaga dan menerapkan aturan tersebut untuk kepentingan bersama.

Artinya, seluruh elemen masyarakat diminta untuk ikut melakukan pencegahan penyebaran virus varian baru tersebut.

"Mari bersama-sama untuk menjaga Kesehatan bersama, karena ini juga untuk kepentingan kita bersam," tandasnya.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved