Berita Denpasar

Kerap Transaksi Narkoba di Seputaran Denpasar Selatan, Nurdin Terancam 20 Tahun Penjara

Ahmad Nurdin (33) telah dihadapkan ke meja hijau persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 21 Desember 2021.

Tribun Bali/Putu Candra
Ahmad Nurdin menjalani sidang dakwaan secara daring di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 21 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ahmad Nurdin (33) telah dihadapkan ke meja hijau persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa, 21 Desember 2021.

Terdakwa kelahiran Bandung, Jawa Barat, 26 September 1988 diadili secara online lantaran diduga terlibat mengedarkan narkotik golongan I jenis sabu.

Sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Nurdin terancam pidana penjara selama 20 tahun. 

Terhadap dakwaan JPU, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi tidak mengajukan keberatan atau eksepsi.

Baca juga: Lama Jadi TO, Tersangka Narkotika Ditangkap Polres Tabanan, Terlibat Saat Penangkapan Jro Jangol

"Kami tidak keberatan atas dakwaan jaksa penuntut," ucap Pipit Prabhawanty kepada majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi.

Dengan tidak diajukannya keberatan, sidang selanjutnya dengan pembuktian yakni memeriksa keterangan dari dua saksi polisi. 

Baca juga: Ditangkap Saat Menempel Sabu, Sobirin dan Izzul Dituntut Tujuh Tahun Penjara

Sementara itu dalam surat dakwaan, JPU Ni Made Lumisensi mendakwa Nurdin dengan dakwaan alternatif.

Dakwaan pertama, perbuatan terdakwa Nurdin diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik. Atau kedua, terdakwa dijerat pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik. 

Dibeberkan dalam surat dakwaan, terdakwa Ahmad Nurdin ditangkap oleh petugas kepolisian dari Satuan Narkoba Polda Bali di kamar kosnya, Jalan Kerta Dalem Sari IV, Kerta Sari, Sidakarya, Denpasar Selatan, Sabtu 9 Oktober 2021 pada pukul 15.30 Wita. 

Ditangkapnya terdakwa bermula adanya informasi yang diterima petugas kepolisian jika di seputaran Kerta Dalem kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

Berbekal informasi itu, petugas kepolisian kemudian melakukan penyelidikan di kawasan tersebut dan melakukan pengawasan terhadap terdakwa. 

Baca juga: Ditangkap karena Terlibat Mengedarkan Sabu di Badung, Nyoman Wiradarma Terancam 20 Tahun Penjara

Akhirnya petugas kepolisian meringkus terdakwa di kamar kosnya.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan hasilnya ditemukan sejumlah paket narkoba jenis sabu dengan berat keseluruhan 20,45 gram netto.

Selain narkoba diamankan juga satu buah timbangan digital, satu bundel plastik klip bening, dan barang bukti terkait lainnya. 

Baca juga: Berawal Dari Pemakai Kemudian Jadi Pengedar Sabu, Atok Kristianto Dituntut 9 Tahun Penjara

Ketika diinterogasi, terdakwa mengaku bahwa pemilik sejumlah paket sabu itu adalah Saha alias Pak De (DPO).

Terdakwa juga mengaku bekerja mengambil tempelan sabu kemudian memecah menjadi beberapa paket.

Lalu ditempel kembali sesuai perintah dari Saha alias Pak De.

Dari pekerjaan itu, terdakwa menerima upah Rp500 ribu dan selama bekerja terdakwa sudah melakukan pekerjaan tersebut sebanyak sepuluh kali. (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved