Breaking News:

Berita Jembrana

Sebanyak Tujuh Orang di Kelurahan Tegalcangkring Diduga Digigit Anjing Positif Rabies

Tujuh orang di Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo, Jembrana, digigit diduga anjing rabies.

Istimewa
Vaksinasi emergency di Tegalcangkring oleh Bidang Keswan Kesmavet Dinas Pangan dan Peternakan Kabupaten Jembrana, Kamis, 23 Desember 2021 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Tujuh orang di Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo, Jembrana, digigit diduga anjing rabies.

Seusai mengigit anjing itu langsung meninggal bertempat di Banjar Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring.

Dari kasus itu, pihak Bidang Keswan Kesmavet Dinas Pangan dan Peternakan Kabupaten Jembrana, melakukan vaksinasi emergency.

Baca juga: Siswa Antusias, Tim Vaksinator aku Kewalahan Input Data Vaksinasi Anak Usia Dini di Jembrana

Baca juga: Tim Teknis Disdikpora Jembrana Turun ke SDN 3 Kaliakah, Hitung Ulang Biaya Perbaikan Plafon Ambrol

Baca juga: Kisah Miris Adik Cantik Ni Luh Tiari, Tinggal Bersama Kakek-Nenek Renta, Butuh Bantuan Biaya Sekolah

Bidang Keswan Kesmavet Dinas Pangan dan Peternakan Kabupaten Jembrana, I Wayan Widarsa mengatakan, bahwa pihaknya langsung mengambil sample anjing yang sudah meninggal dan melakukan vaksin emergency hewan di wilayah tersebut, Kamis, 23 Desember 2021.

Hewan yang berhasil divaksin sebanyak 28 ekor.

Sebelumnya ada kasus gigitan anjing yang diduga rabies, sebanyak tujuh orang.

Baca juga: Diduga Kayu di Bagian Atap Lapuk, Plafon Ruang SDN 3 Kaliakah Jembrana Ambrol

Baca juga: SELAMAT JALAN Mbah Minto, YouTuber Viral Gagal Mudik Itu Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan

Baca juga: Kisah Miris Adik Cantik Ni Luh Tiari, Tinggal Bersama Kakek-Nenek Renta, Butuh Bantuan Biaya Sekolah

“Anjing tersebut habis mengigit meninggal. Ketujuh orang tersebut selain anggota keluarga juga ada tetangga yang berkunjung digigit anjing yang diduga rabies,” ucapnyaz

Widarsa mengaku, bahwa pihaknya langsung menuju lokasi kemarin Rabu, 22 Desember 2021, dan mengambil sample.

Sedangkan untuk hari ini dikirim ke lab BBVET Denpasar.

Untuk kegiatan vaksinasi emergency sendiri merupakan kegiatan awal respon dan vaksinasi emergency.

“Kami sedang menyusun jadwal vaksinasi lebih luas cakupannya sambil menunggu hasil lab dan sambil memantau perkembangan disana,” bebernya. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved