Berita Denpasar
Makna dan Tata Cara Pelaksanaan Hari Suci Siwaratri
Mengingat hari suci ini adalah tatkala Dewa Siwa beryoga semadi, sehingga umatnya diharapkan melakukan hal yang sama.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Awal tahun 2022 akan dibuka dengan hari suci Siwaratri bagi umat Hindu di Bali.
Tentu saja selain merayakan hari suci ini, umat Hindu akan melakukan serangkaian upacara dan sembahyang di rumah serta pura.
Namun, perlu diketahui, bahwa hakekat dari Siwaratri adalah yoga semadi, bukan hura-hura.
Mengingat hari suci ini adalah tatkala Dewa Siwa beryoga semadi, sehingga umatnya diharapkan melakukan hal yang sama.
Baca juga: Ngereh dan Kerauhan, Mengapa Penting Dilakukan Dalam Hindu di Bali
Baca juga: Pasca Dicopot Menteri Agama sebagai Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto Buka suara
Inti makna dari perayaan Siwaratri adalah penyucian diri, baik itu pikiran, perkataan, hingga perbuatan (Tri Kaya Parisudha).
Sehingga saat penyucian diri bisa dilakukan, harapannya umat bisa fokus pada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Menjalankan ajaran agama sesuai dengan Dharma, dan menjauhi larangan beliau yang menyebabkan karma buruk.
Untuk itu, saat Siwaratri seharusnya umat manusia, khususnya umat Hindu memusatkan pikiran dan kosentrasi memikirkan Dewa Siwa sebagai salah satu manifestasi Tuhan itu sendiri.
Dewa Siwa adalah salah satu bagian dari Tri Murti, dan beliau bertugas melebur segala yang ada di dunia ini.
Sakti beliau adalah Dewi Uma, dan dikenal dengan sebutan Dewi Durga tatkala berstana di Prajapati, Pura Dalem.
Sehingga untuk mencapai tujuan baik tersebut, ada tata cara dalam melaksanakan perayaan hari suci Siwaratri.
Dalam banyak lontar terkait Siwaratri dijelaskan ihwal puasa atau brata.
Salah satu brata yang harus dilakukan saat Siwaratri adalah Monabrata atau tidak berbicara dan berdiam diri.
Lalu Upawasa, yakni tidak makan dan tidak minum.
Brata yang menjadi ciri khas Siwaratri adalah Jagra, yakni tidak tidur dan terjaga sepanjang malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/patung-dewa-siwa-di-panglukatan-siwa-melahangge-mkhh.jpg)