Breaking News:

Berita Denpasar

Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 4 Orang, Persentase Kesembuhan 97,33 Persen

Meski prosentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar tergolong tinggi, masyarakat diharapkan waspada terhadap penularan yang masih terjadi.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Harun Ar Rasyid
Istimewa
Foto: Pemulangan Pasien sembuh dari RSU Negara, Kamis (22/10/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meski prosentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar tergolong tinggi, masyarakat diharapkan waspada terhadap penularan yang masih terjadi.

Berdasarkan data resmi penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Senin 27 Desember 2021, kasus meninggal dunia kembali nihil dan kasus sembuh tercatat bertambah 1 orang.

Sementara itu, kasus positif Covid-19 diketahui bertambah 4 orang.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.949 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.937 orang (97,33 persen), meninggal dunia sebanyak 1.002 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 10 orang (0,03 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan masih ditemukan.

Baca juga: Tahun Depan, Buleleng Dapat Jatah 215 Titik Internet Gratis

Baca juga: Pukul Wasit, 6 Pemain Klub Liga 3 Ditetapkan Polisi sebagai Tersangka

Baca juga: Banten Pangulapan Penting Dihaturkan Setelah Kecelakaan, Ini Cara Pembuatannya

Oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” kata Dewa Rai.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved