Breaking News:

Berita Klungkung

Kejahatan di Klungkung Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Naik 21,5% Dibandingkan Tahun 2020

Tindak kejahatan di Klungkung mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19 tahun 2021.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Tindak kejahatan di Klungkung mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19 tahun 2021.

Peningkatan kasus terjadi, disaat petugas kepolisian tengah ikut fokus dalam penanganan Covid-19.

Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana menjelaskan, terdapat sebanyak 113 kasus tindak pidana yang ditangani oleh Polres Klungkung sepanjang tahun 2021.

Jika dibandingkan dengan tahun 2020, angka tersebut meningkat sebanyak 20 kasus atau setara 21,5 persen. 

Baca juga: Belum Lapor Diri, 14 Petani Penggarap Terjaring Razia di Kecamatan Dawan Klungkung

Baca juga: Belum Launching, Rest Area Goa Lawah Klungkung Ditutup Sampai Awal Tahun 2022

Baca juga: CATAT! Begini Cara Cek Bansos BSU, BLT Rp1 Juta Tanpa Potongan, Cair Pada Desember 2021

Dari 113 kasus yang ditangani Polres Klungkung, masih didominasi kasus narkoba sebanyak 23 kasus, pencurian dengan pemberatan (curat) 17 kasus, penganiayaan 11 kasus, pencurian biasa (cubis) 9 kasus dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebanyak 5 kasus.

Disusul kejahatan kekayaan negara (korupsi) berupa penggelapan dalam jabatan ditemukan sebanyak 3 kasus.

Baca juga: JADWAL Pendaftaran, Persyaratan Hingga Tahapan SNMPTN Tahun 2022

Baca juga: CATAT! Begini Cara Cek Bansos BSU, BLT Rp1 Juta Tanpa Potongan, Cair Pada Desember 2021

"Dari 113 kasus tersebut, terdiri 111 penyelesaian tindak pidana. Artinya sebanyak 98.2 persen kasus telah diselesaikan oleh Polres Klungkung di tahun 2021," jelas Dhanuardana, Kamis, 30 Desember 2021.

Ada beberapa kasus menonjol yang menjadi perhatian jajaran Polres Klungkung, yakni munculnya dua kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Satu kasus pelakunya oknum PNS, dan satu kasus lainnya seorang ayah menghamili anak angkatnya yang masih berusia dibawah umur. 

Serta kasus pengungkapan peredaran narkoba jenis ganja  yang beratnya mencapai 1 Kilogram.

"Kasus yang menonjol ini menjadi perhatian kami," ungkapnya.

Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tahun 2021 di Klungkung juga mengalami peningkatan.

Selama tahun 2021angka kecelakaan sebanyak 99 kasus.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Pohon Beringin Tumbang hingga Tiang Listrik Roboh di Desa Jumpai Klungkung

Baca juga: CATAT! Begini Cara Cek Bansos BSU, BLT Rp1 Juta Tanpa Potongan, Cair Pada Desember 2021

Baca juga: JADWAL Pendaftaran, Persyaratan Hingga Tahapan SNMPTN Tahun 2022

Naik 13 kasus dibandingkan tahun 2020 yang hanya 86 kasus. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved