Breaking News:

Berita Buleleng

Ni Putu Ari Gelapkan Rp 638 Juta untuk Judi dan Bayar Utang di Buleleng

Ni Putu Ari Septiani ditangkap lantaran menggelapkan uang milik perusahaan tempat ia bekerja.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukkan barang bukti berupa uang tunai hasil penggelapan yang dilakukan oleh tersangka Ni Putu Ari Septiani - Ni Putu Ari Gelapkan Rp 638 Juta untuk Judi dan Bayar Utang di Buleleng 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ni Putu Ari Septiani (32) kini harus berurusan dengan polisi.

Wanita asal Banjar Dinas Batu Pulu, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali itu ditangkap lantaran menggelapkan uang milik perusahaan tempat ia bekerja.

Kapolres Buleleng, AKBP Andrian Pramudianto dikonfirmasi Rabu 29 Desember 2021 mengatakan, tersangka Ni Putu Ari Septiani merupakan seorang salesperson di PT Komunika Mitra Perkasa.

Wanita tersebut menggelapkan uang perusahaannya hingga sebesar Rp 638 juta.

Baca juga: KRONOLOGI Dirut Perusahaan Alutsista Disekap Oknum Jenderal, Dipaksa Akui Penggelapan Rp 73 Miliar

Hasil penggelapan uang itu sebagian digunakan oleh tersangka untuk bermain judi online, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

AKBP Andrian menyebut, pada 11 Desember lalu, tersangka mulanya menggelapkan uang milik perusahaan dengan cara mendatangi salah satu counter HP yang bekerjasama dengan PT Komunika Mitra Perkasa.

Tersangka lantas meminta kepada pemilik counter tersebut untuk menyetorkan pembayaran saldo pulsa ke rekening atas nama Putu Edi Guna Susila.

Pemilik dari nomor rekening itu merupakan suami dari tersangka Ni Putu Ari Septiani.

Atas permintaan tersangka itu, pemilik counter pun membayar saldo pulsa yang diminta, sebanyak dua kali.

Pada transferan pertama, pemilik counter mengirimkan uang sebesar Rp 300 juta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved