Breaking News:

Berita Badung

Sesuaikan Perkembangan Pandemi, Pemkab Badung Akan Bahas Kembali SE MDA Bali Soal Pawai Ogoh-Ogoh

Dinas kebudayaan setempat pun mengaku pembahasan Terkait Surat Edaran (SE) Nomor: 009/SE/MDA-Prov Bali/XII/2021 akan dilakukan secepatnya

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gede Eka Sudarwitha 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Meski Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali mengizinkan adanya pembuatan dan pawai ogoh-ogoh saat malam pengerupukan nanti.

Namun pemerintah kabupaten Badung akan kembali melakukan pembahasan terkait hal tersebut.

Bahkan pemerintah baru bisa memastikan keputusannya setelah pembahasan selesai dilakukan.

Dinas kebudayaan setempat pun mengaku pembahasan Terkait Surat Edaran (SE) Nomor: 009/SE/MDA-Prov Bali/XII/2021 akan dilakukan secepatnya

Baca juga: Sampai Akhir Tahun 2021,PHRI Badung Sebut Kunjungan Wisatawan Mentok Diangka 11 Ribu per Hari

"Terkait dengan SE MDA yang baru, masih akan dikoordinasikan di Kabupaten Badung.

Jadi akan kami bahas ulang dan menyesuaikan dengan ketentuan-ketentuan terkait penanganan Pandemi Covid-19," ujar Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Eka Sudarwitha saat dikonfirmasi Minggu, 2 Desember 2022.

Pihaknya mengaku, terkait dengan pembahasan tersebut, paling lambat pada Minggu ke dua di Bulan Januari 2022 akan dikeluarkan surat edaran.

Surat Edaran itu pun sebagai tindaklanjut dari Surat MDA yang di maksud.

"Kami belum berani memastikan sekarang, karena kita belum tahu hasilnya.

Memang sesuai SE MDA, diizinkan melaksanakan pembuatan dan pawai ogoh-ogoh dengan beberapa persyaratan, salah satunya jumlah yang minim dan selalu taat protokol kesehatan," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved