Berita Denpasar
Tahun 2022, Denpasar Bakal Lanjutkan Penataan Pantai Sanur dan Pasar Kumbasari
Tahun 2022 ini, Dinas PUPR Kota Denpasar akan melanjutkan beberapa proyek di tahun 2021, termasuk penataan Pantai Sanur dan Pasar Kumbasari.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tahun 2022 ini, Dinas PUPR Kota Denpasar akan melanjutkan beberapa proyek di tahun 2021.
Proyek tersebut antara lain penataan Pantai Sanur dan Pasar Kumbasari.
Berikutnya ada juga pembuatan TPS3R dan TPST.
Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, AA Bagus Airawata mengatakan penataan Pantai Sanur akan dilanjutkan oleh Pemkot Denpasar.
Untuk diketahui, penataan Pantai Sanur sebelumnya (tahun 2021) dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Bali Penida.
"Pedestrian di Pantai Sanur akan dilanjutkan tahun ini sekaligus penataan spot pintu masuk Sanur," katanya, Minggu, 2 Januari 2021.
Airawata menjelaskan, anggaran penataan ini menggunakan APBD dengan nilai kurang lebih Rp 28 miliar.
Baca juga: Hari Pertama Tahun 2022, Pantai Sanur Denpasar Dipadati Pengunjung
Penataan Pantai Sanur sempat terkendala lantaran ada salah satu kawasan di Semawang yang tak mendapat izin.
Hal ini dikarenakan lokasi di kawasan tersebut sudah disertifikat hingga ke pantai.
Selain itu ada juga lahan duwen salah satu pura di sana.
Terkait hal itu, Airawata menyebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak pengempon pura.
Sementara untuk Pasar Kumbasari baru selesai untuk penataan tampak depan saja.
"Yang sudah dikerjakan baru bagian depan pasar dan lanjutan pembangunannya dilakukan tahun 2022 ini yakin los dan kios di dalam," katanya.
Pembangunan TPS3R dan TPST
Sementara terkait pembangunan TPS3R dan TPST, pihaknya kini masih melakukan penyusunan anggaran serta mengurus izin dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan khusus TPST yang rencana dibangun di wilayah Tahura.
Jika tempat pengolahan sampah ini selesai digarap, maka Denpasar akan memiliki 20 TPS3R dan tiga TPST.
Tahun 2022 ini, PUPR Kota Denpasar melakukan pembangunan serta revitalisasi untuk sembilan tempat, empat diantaranya direvitalisasi.
"Untuk sembilan TPS3R ini ditarget selesai pada akhir Desember ini," katanya.
Untuk diketahui, tahun 2021 lalu, Dinas PUPR Kota Denpasar melakukan pembangunan sebanyak 9 TPS3R, dimana sebanyak 5 TPS3R merupakan pembangunan baru dan 4 lainnya adalah revitalisasi.
Selanjutnya, untuk tahun 2022 mendatang pihaknya akan membangun sebanyak 11 TPS3R kembali.
Pembangunan TPS3R ini terus dikebut dikarenakan per Mei 2022 direncanakan tak boleh ada pembuangan sampah ke TPA Suwung.
Baca juga: Malam Pergantian Tahun, 6 Laka Lantas Terjadi di Denpasar, Ada yang Mabuk Nabrak Pohon
Dari perhitungan sementara, untuk TPS3R yang dibangun akan menelan anggaran Rp 1.3 miliar untuk yang berukuran di bawah 10 are, dengan bangunan satu hanggar.
Sementara untuk yang berukuran lebih dari 10 are diperkirakan menelan anggaran Rp 1.8 miliar dengan dua bangunan hanggar.
Selain itu tahun 2022 ini juga akan dibangun sebanyak 3 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Pembangunan pertama dilaksanakan di Desa Padangsambian Kaja seluas 60 are.
Juga dilakukan perluasan TPST di Kesiman Kertalangu menjadi 2 hektar.
Selain itu, satu TPST direncanakan dibangun di kawasan Tahura Kelurahan Pedungan seluas 10 hektar.
“Yang di Tahura masih proses memohon perizinan ke pusat karena Tahura dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kami ajukan 10 hektar dulu, nanti tergantung berapa yang diizinkan,” katanya. (*)