Berita Buleleng

Rencana Dimulai Hari Ini, PTM 100 Persen di Buleleng Ditunda Pekan Depan

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Buleleng, dari yang rencananya dimulai pada Kamis 6 Januari 2022 hari ini diundur hingga pekan depan.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi pembelajaran tatap muka - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Buleleng, dari yang rencananya dimulai pada Kamis 6 Januari 2022 hari ini diundur hingga pekan depan. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Buleleng, dari yang rencananya dimulai pada Kamis 6 Januari 2022 hari ini diundur hingga pekan depan.

Hal ini karena Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng masih perlu memastikan seluruh satuan pendidikan di Buleleng sudah mematuhi protokol kesehatan. 

Asisten 3 Setda Buleleng, Ida Bagus Suadnyana mengatakan, pihaknya harus melakukan pengecekan kembali terkait ketentuan PTM yang diatur dalam SKB 4 menteri.

Baca juga: Sempat Diajukan Banding, Putusan Kasus Korupsi Explore Buleleng Dinyatakan Inkracht

Sehingga PTM 100 persen yang mulanya direncanakan pada Kamis 6 Januari 2022 diundur menjadi pekan depan.

"Saya sudah menghadap Sekda, secara lisan sudah oke. Surat rekomendasinya akan segera ditandatangani oleh bupati," katanya. 

Suadnyana menyebut, berdasarkan ketentuan PTM yang diatur dalam SKB 4 Menteri, Buleleng sejatinya sudah memenuhi indikator.

Seperti capaian vaksinasi lansia sudah di atas 50 persen, vaksin guru dan tenaga kesehatan sudah di atas 80 persen, cadangan masker sudah diberikan ke sekolah-sekolah, serta kapasitas ruang belajar dan jaraknya juga sudah diatur 1.5 meter. 

Baca juga: Gaji Dipotong, Karyawan Yeh Buleleng Mesadu ke DPRD

Namun demikian, Satgas menilai sebelum PTM 100 persen diterapkan, Disdikpora harus melakukan pengecekan kembali, terkait penerapan protokol kesehatan di seluruh satuan pendidikan yang ada di Buleleng.

"Prokes di sekolah harus benar-benar dicek. Utamanya sekolah-sekolah yang ada di pedesaan. Pengecekan nanti dibantu oleh Satgas kecamatan dan puskesmas," jelasnya. 

Apabila PTM 100 persen telah diterapkan, Satgas pun nantinya akan terus melakukan evaluasi sebanyak satu kali dalam seminggu.

Evaluasi dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru di sekolah. (*)

Berita lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved