Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Info Kesehatan

Kenali Penyebab Bibir Sumbing dan Cara Penanganannya

Bibir sumbing atau Cleft lip and palate adalah suatu kelainan bawaan yang terjadi pada bibir bagian atas.

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
TRIBUNNEWS
Bibir sumbing 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bibir sumbing atau Cleft lip and palate adalah suatu kelainan bawaan yang terjadi pada bibir bagian atas serta langit-langit lunak dan langit-langit keras mulut.

Itu terjadi karena ada ketidaksempurnaan pada penyambungan bibir bagian atas. Biasanya berlokasi tepat di bawah hidung.

Celah langit-langit adalah suatu saluran abnormal yang melewati mulut langit-langit dan menuju ke saluran udara di hidung.

Menurut drg Muhammad Syafruddin Hak, Sp BM (K) MPH Ph.D menyebutkan Kelainan ini diderita sejak lahir dan cukup banyak ditemukan.

Tingkat kejadian dari penyakit ini di indonesia ada sekitar 750-1000 kelahiran hidup.

Baca juga: Berikut Tips Mudah Hilangkan Aroma Jengkol yang Menyengat

"Kalau kita lihat sekarang pada statistik Indonesia 2020, angka kelahiran sudah hampir mendekati 5 juta. Jadi perbandingan 1:1000 berarti ada 4000 anak yang lahir dengan kondisi celah bibir dan langit-langit," ungkapnya pada siaran Radio Kesehatan, Kamis (6/1/2022).

Kondisi kelainan bawaan ini sebenarnya bisa dideteksi pada saat trimester awal di kandungan.

Caranya dapat dengan melihat hasil USG atau pergi ke spesialis kebidanan. Namun sejauh ini tidak ada gejala khusus.

Ada dua faktor penyebab terjadinya celah langit-langit. Pertama adalah faktor genetik, dan kedua adalah lingkungan. Keduanya sama-sama memiliki peran masing-masing 50 persen.

Kondisi ini, kata Drg Syarifudin bisa dikoreksi minimal usia 3 bulan untuk bibir. Sedangkan pada langit-langit mulut dilakukan minimal usia 1,5 tahun.

Menurut drg Syarifuddin, celah bibir dan langit-langit masih menjadi suatu problem kesehatan di seluruh dunia. Masalah cukup besar bagi pertumbuhan anak. Salah satunya dapat terkendala kebutuhan asupan minum.

Baca juga: Termasuk Rajin Keramas, Ini 7 Tips Agar Rambut Tumbuh dengan Sehat Glowing dan Cepat Panjang

"Anak tidak bisa minum dengan benar. Baik dari ASI langsung maupun botol. Akhirnya kami memberikan penjelasan bisa menggunakan botol tapi menggunakan alat tertentu," kata drg Syarifuddin menambahkan.

Selain itu ada yang perlu diperhatikan saat akan melakukan operasi. Jangan sampai operasi menganggu tumbuh kembang.

"Karenanya operasi direkomendasikan dengan usia 10 minggu, tapi mengambil rata-rata 3 bulan. Berat kami rata-rata 6 kilogram. Itu menjadi toleransi operasi," paparnya lagi.

Hal ini dikarenakan anak yang akan dioperasi melakukan pembiusan umum. Tentunya, prosedur ini kata drg Syarifudin dapat memengaruhi paru-paru dan jantung.

Baca juga: Termasuk Rajin Keramas, Ini 7 Tips Agar Rambut Tumbuh dengan Sehat Glowing dan Cepat Panjang

Sehingga perlu menjadi perhatian.

Operasi yang tidak tepat waktu dan serta teknik yang kurang baik akan menyebabkan gangguan sepertiga di tengah wajah. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketahui Faktor Penyebab Bibir Sumbing dan Penanganannya

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved