Proyek Bandara Internasional Bali Utara Turut Digarap Kontraktor China, Target Beroperasi 2024

Update perkembangan Bandara Bali Utara. Pembangunan bandara Bali Utara yang diprakarsai oleh PT BIBU Panji Sakti (PT BIBU) ditargetkan beroperasi pad

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kementerian Perhubungan RI melakukan peninjauan rencana lokasi pembangunan Bandara Internasional Bali Utara di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng Kamis (5/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM – Update perkembangan Bandara Bali Utara.

Pembangunan bandara Bali Utara yang diprakarsai oleh PT BIBU Panji Sakti ( PT BIBU) ditargetkan beroperasi pada 2024 mendatang.

Pembangunan bandara internasional Bali Utara akan melibatkan China Construction First Group Corp. Ltd (CCFG), anak perusahaan BUMN China State Construction Engineering Corp. Ltd (CSCEC).

Kedua perusahaan pun berkerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara CCFG dan PT BIBU pada 29 Desember 2020 lalu.

Direktur Utama PT BIBU Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo mengatakan, Nota Kesepahaman itu berisikan kesepakatan kedua perusahaan itu untuk bersama-sama membangun bandara internasional di Kubutambahan, Buleleng, Bali.

Hal itu sekaligus penguatan komitmen kerja sama kedua belah pihak dan memperbaharui Nota Kesepahaman yang pernah ditandatangani bersama pada 7 Agustus 2020 lalu.

"CCFG adalah perusahaan yang akan menjadi kontraktor utama dalam pembangunan bandara internasional ini," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis 6 Januari 2022.

Baca juga: Pembangunan Bandar Udara Bali Utara Masuk Daftar Proyek Strategis Nasional

Adapun kehadiran bandara internasional di Bali Utara tersebut untuk mengantisipasi kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali di masa pascapandemi Covid-19 yang semakin terbatas mengingat hanya memiliki satu runway.

Chief Representative CCFG untuk Indonesia, Sun Kelin menambahkan, pihaknya siap untuk mendanai proyek pembangunan bandara di Bali Utara itu dengan skema turn key.

“Kami siap membantu mewujudkan bandara yang diimpikan oleh warga Bali Utara,” kata dia.

Siapa kontraktor China yang tertarik bangun bandara baru di Bali Utara?

Sebagai informasi, induk perusahaan CCFG yakni CSCEC merupakan salah satu BUMN besar di China, yang memiliki rekam jejak dalam pembiayaan dan pembangunan di bidang konstruksi.

Selain itu, telah berpengalaman dalam menangani berbagai proyek pembangunan besar di China maupun di berbagai tempat di mancanegara.

Sementara PT BIBU adalah penggagas utama dari proyek pembangunan bandara tersebut yang lokasinya di pesisir pantai (off shore) dan berada di wilayah Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Bandara ini menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional berdasarkan Perpres Nomor 109/2020.

Nantinya, bandara ini akan dibangun di Kawasan pesisir pantai Kubutambahan, Buleleng yang sudah sesuai dengan dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3/ 2020 tentang RTRW, yang antara lain menetapkan wilayah Kecamatan Kubutambahan sebagai lokasi bandara baru. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kontraktor China Ikut Garap Proyek Bandara Baru di Bali Utara"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved