Breaking News:

Berita Buleleng

Bupati Ogah Intervensi Masalah, Pemotongan Gaji 80 Karyawan Yeh Buleleng

Terpuruknya kondisi keuangan PT Tirta Mumbul Jaya Abadi (Yeh Buleleng) berdampak pada pemberian gaji 80 karyawan

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana - Bupati Ogah Intervensi Masalah, Pemotongan Gaji 80 Karyawan Yeh Buleleng 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Terpuruknya kondisi keuangan PT Tirta Mumbul Jaya Abadi (Yeh Buleleng) berdampak pada pemberian gaji 80 karyawan.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana memberi pernyataan.

Ia meminta agar perusahaan air Yeh Buleleng bersama PDAM Buleleng selaku pemegang saham dapat menyelesaikan persoalan itu secara profesional.

Kata Suradnyana, pemerintah tidak dapat mengambil kebijakan untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca juga: VIRAL, Dua Remaja Baku Hantam di Depan Kantor PDAM Buleleng

"Tidak ada kebijakan dalam hal ini. Jadi silakan Yeh Buleleng bersama PDAM selesaikan masalah ini secara profesional dan berdasarkan mekanisme perusahaan," ucap Putu Agus Suradnyana, Jumat 7 Januari 2022.

Kalau dalam beberapa tahun kedepan, Yeh Buleleng terus tidak bisa memenuhi profit alias bangkrut, maka ia menyarankan agar perusahaan yang bergerak dalam bisnis air minum kemasan itu ditutup.

"PDAM selaku pemegang saham harus berpikir juga. Setelah diberikan suntikan dana, tapi pailit terus, lebih baik ditutup saja. Tapi kalau dalam beberapa tahun kedepan penjualannya positif, ya lanjutkan. Karena perusahaan itu juga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat Buleleng," singkatnya.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Buleleng, Made Lestariana mengatakan, pihaknya telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Hasilnya, ada dua keputusan yang diperoleh dari rapat tersebut.

Pertama menyelesaikan pembayaran gaji karyawan Yeh Buleleng, kedua mengubah susunan kepengurusannya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved