Berita Bali

Bali Jadi Target PT Kliring Berjangka Indonesia, Komoditas Unggulan Rumput Laut

Pusat Registrasi Resi Gudang terus melakukan sosialisasi tentang resi gudang kepada masyarakat

Istimewa
Aktivitas registrasi PT Kliring Berjangka Indonesia sebagai pusat Resi Gudang - Bali Jadi Target PT Kliring Berjangka Indonesia, Komoditas Unggulan Rumput Laut 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pusat Registrasi Resi Gudang terus melakukan sosialisasi tentang resi gudang kepada masyarakat, khususnya ke daerah-daerah yang menjadi sentra komoditas unggulan.

Wilayah Bali menjadi salah satu target PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) untuk meningkatkan pertumbuhan resi gudang yang sepanjang tahun 2021 ini naik 48 persen.

"Data dari BUMN yang berperan sebagai Pusat Ragistrasi Resi Gudang ini menunjukkan, sepanjang tahun 2021 terjadi peningkatan pemanfaatan Resi Gudang, baik dari sisi jumlah registrasi, volume barang, serta nilai pembiayaannya," kata Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi kepada Tribun Bali, Rabu 12 Januari 2022.

"Kedepan, kami sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang akan terus melakukan sosialisasi tentang resi gudang kepada masyarakat, khususnya ke daerah-daerah yang menjadi sentra komoditas unggulan, Bali juga menjadi salah satu daerah dimana KBI akan melakukan sosialisasi. Salah satu komoditas unggulan di bali adalah rumput laut," papar dia menambahkan.

Baca juga: Tekan Laju Inflasi, Resi Gudang Bisa Bermanfaat untuk Kesejahteraan Petani

Dari sisi jumlah registrasi, dijelaskan Fajar, sepanjang tahun 2021 resi gudang yang diregistrasi mencapai 633 resi gudang, naik 48 % dibandingkan tahun 2020 yaitu sebanyak 427 resi gudang.

Sepanjang tahun 2021 juga terjadi kenaikan volume barang sebesar 46 %, dari 9.590 ton di tahun 2020 menjadi 13.968 ton.

Sedangkan dari sisi pembiayaan, terjadi peningkatan dari 195 % Rp 93,8 milliar di tahun 2020 menjadi Rp 277,395 miliar di tahun 2021.

"Sepanjang tahun 2021, tiga komoditas yang paling banyak memanfaatkan resi gudang adalah gabah dengan 155 registrasi, timah 132 registrasi, dan ayam karkas beku sebanyak 120 registrasi," ujar dia.

Sedangkan dari sisi pembiayaan, sepanjang tahun 2021 pembiayaan terbesar ada di resi gudang komoditas Timah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 206,9 milliar disusul Rumput Laut dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 31 milliar dan beras dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 16,1 milliar.

“Terjadinya pertumbuhan pemanfaatan resi gudang, khususnya dari sisi jumlah resi gudang yang diresgistrasi ini menunjukkan bahwa para pemilik komoditas telah memiliki pemahaman yang baik serta memanfaatkan instrument ini," katanya.

Selain itu, Fajar menuturkan, adanya peningkatan nilai pembiayaan, menunjukkan bahwa lembaga pembiayaan juga mulai melirik resi gudang untuk penyaluran pembiayaan.

Resi Gudang sendiri merupakan dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di gudang yang diterbitkan oleh pengelola gudang.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 14 Tahun 2021 yang merupakan Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 33 Tahun 2020 tentang Barang dan Persyaratan Barang yang dapat Disimpan dalam Sistem Resi Gudang, komoditas yang dapat masuk ke Sistem Resi Gudang meliputi Beras, Gabah, Jagung, Kopi, Kakao, Karet, Garam, Lada, Pala, Ikan, Bawang Merah, Rotan, Kopra, Teh, Rumput Laut, Gambir, Timah, Gula Putih Kristal, Kedelai serta Ayam Karkas Beku.

Baca juga: Optimalisasi Sistem Resi Gudang Perlu Libatkan Pemerintah Daerah

"Sedangkan terkait pembiayaan, kami juga terus mengajak lembaga pembiayaan baik perbankan maupun non perbankan untuk masuk dalam pembiayaan resi gudang," kata Fajar.

Dari sisi layanan, PT Kliring Berjangka Indonesia juga terus meningkatkan layanan prima bagi para pemilik komoditas.

"Saat ini untuk registrasi kami telah menyiapkan aplikasi Isware NextGen yang menggunakan teknologi Blockchain dan Smart Contract, yang tentunya akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemilik komoditas untuk melakukan registrasi," kata dia.

"Kami optimis, tahun 2022 resi gudang akan terus tumbuh positif. Khusus terkait dengan pembiayaan, kami proyeksikan akan tumbuh 100 %," pungkasnya. (*).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved