Breaking News:

Ada 8 Perkara Korupsi yang Belum Tuntas di Bali, KPK RI Turun Tangan Bantu Polda Bali

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Nawawi Pamolango menyebut ada 8 perkara tindak pidana korupsi di Bali yang kini menjadi perhatian

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Nawawi Pamolango bersama Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra di Mapolda Bali, Denpasar, Bali, pada Kamis 13 Januari 2022. 

Laporan wartawan Tribun Bali Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Nawawi Pamolango menyebut ada 8 perkara tindak pidana korupsi di Bali yang kini menjadi perhatian lembaga antirasuah itu bersama Polda Bali.

"Melalui SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) yang kami terima, ada delapan perkara dilaporkan ke KPK oleh penyidik Polda Bali yang terdiri dari perkara yang ditangani jajaran Polres di lingkungan Polda Bali, ini menjadi perhatian kami dan bahan KPK apabila ada hambatan kami siap bantu Polda Bali," kata Nawawi saat memberikan keterangan kepada awak media.

KPK melaksanakan tugas pokok koordinasi dan supervisi terhadap seluruh perkara - perkara Tipikor yang ditangani aparat penegak hukum lain dalam hal ini Polda Bali.

"Kami mencoba melihat perkara - perkara apa yang sepantasnya barangkali perlu disupervisi atau tidak perlu dilakikan supervisi KPK yang sementara ditangani penyidik jajaran Polda Bali," ujarnya.

Erick Thohir Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat ke Kejagung, Begini Respons Garuda Indonesia

"Kami koordinasikan dengan Kapolda Bali dan jajaran hal-hal yang sedang dilakukan dan apa yang akan dilakukan kedepannya berkenaan dengan strategi kebijakan pemberantasan korupsi," imbuhnya.

Nawawi mengungkapkan ada sejumlah persoalan yang dihadapi salah satunya penghitungan kerugian negara.

"Pada jajaran Polda untuk bisa terus mempertahankan kinerja baik dalam kaitannya semangat pemberantasan korupsi, kami mencatat beberapa persoalan yang dihadapkan penyidik Tipikor di lingkungan Polda, salah satunya lembaga penghitungan ganti kerugian," kata dia.

Sementara itu, Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra pihaknya telah melakukan koordinasi dengan KPK mengenai penanganan perkara yang sulit ditindaklanjuti, terkait kasus 8 perkara korupsi di Bali, kasus tersebut merupakan mulai ditangani tahun 2021 yang masih bergulir tahun 2022 ini.

"Dengan masalah penghitungan kerugian negara memang sesuai aturan diwajibkan dilakukan audit pemeriksaan melalui BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), di samping itu situasi kondisi seringkali pemeriksaan tersebut butuh waktu lama, alternatifnya solusi pimpinan KPK menjadi bahan tindak lanjut. 8 perkara korupsi SPDP dilaporkan ke KPK, ada di beberapa wilayah Kabupaten di Bali," paparnya.

Baca juga: Ini Bukti yang Disodorkan Erick Thohir saat Laporkan Dugaan Korupsi Garuda Indonesia

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, Kombes Pol Hendri Fiuser SIK M.Hum menjelaskan 8 perkara tersebut merupakan perkara korupsi yang ditangani Polda Bali dan Polres Jajaran.

"8 kasus itu ditangani Polda Bali, Polres Badung, Polres Bangli, Polres Gianyar 2, Polres Karangasem 2 dan Polres Tabanan sepanjang 2021, masih dalam proses penyidikan, dari kunjungan KPK kami mendapat gambaran untuk dapat solusi bagaimana menyikapinya dan hal-hal berkaitan dengan pusat mereka akan menjembatani," paparnya

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, AKBP Ida Putu Wedana Jati menambahkan dalam proses penyidikan pihaknya mencari alat bukti termasuk penghitungan kerugian negara.

"Statusnya dari lidik naik ke sidik, kita SPDP ke Kejari dan kita tembuskan ke KPK, ada yang belum penetapan tersangka, KPK melakukan pendataan monitor terhadap penyidikan yang dilakukan Polda Bali, beberapa kasus tersebut ada di lembaga pengelolaan keuangan negara, ada beberapa kasus LPD (Lembaga Perkreditan Desa)," jelasnya. (*)

Ikuti berita terkini Tribun Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved