Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Gelar Dialog Kebangsaan Virtual, PKS Ingin Tegaskan Komitmen Pancasila

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bali menyelenggarakan Dialog Kebangsaan yang bertemakan Pancasila sebagai dasar

Tayang:
Penulis: Ragil Armando | Editor: Harun Ar Rasyid
ist
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bali menyelenggarakan Dialog Kebangsaan yang bertemakan Pancasila sebagai dasar Negara, falsafah hidup dan cita-cita moral bangsa pada Sabtu (15/1) melalui metode penyampaian daring dengan media Zoom. 

DENPASAR, TRIBUN BALI - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bali menyelenggarakan Dialog Kebangsaan yang bertemakan Pancasila sebagai dasar Negara, falsafah hidup dan cita-cita moral bangsa pada Sabtu 15 Januari 2021  melalui metode penyampaian daring dengan media Zoom.

Ketua panitia Dialog Kebangsaan sekaligus Ketua Bidang Pembinaan Umat (BPU) DPW PKS Bali Yunanistya Rahmadhiani menyampaikan bahwa tujuan kegiatan tersebut agar anggota partai lebih memahami pandangan dan implementasi PKS sebagai partai politik dalam penerapan Pancasila sebagai dasar Negara, falsafah hidup dan cita-cita moral bangsa.

“Hal tersebut dilaksanakan agar setiap anak bangsa yang menjadi anggota Partai Keadilan Sejahtera memahami makna kehidupan berbangsa dan bernegara secara utuh”, kata Yunanistya dalam keterangan pers yang diterima Tribun Bali, Minggu 16 Januari 2022.

Dialog Kebangsaan yang dihadiri para anggota PKS seluruh Bali tersebut menghadirkan dua nara sumber yaitu DR. Luh Riniti Rahayu, M.Si. dan Agus Yulianto, M.Pd.

Luh Riniti Rahayu adalah penerima anugerah Ikon Prestasi Pancasila Bidang Sosial Enterpreuner dan Kemanusiaan pada tahun 2021.

Dalam penyampaikan materi pertama, Luh Riniti Rahayu mengatakan Pancasila kini mulai terpinggirkan. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan materi Pancasila sebagai dasar Negara, falsafah hidup dan cita - cita moral bangsa.

Menurut pegiat pluralisme dan Asosiasi Forum kerukunan umat beragama (FKUB) ini menjelaskan bahwa penyebab Pancasila terpinggirkan antara lain karena korupsi merajalela, meluasnya ujaran kebencian dan menipisnya toleransi antar umat beragama.

Lebih lanjut, Pengamat sosial politik ini menyatakan bahwa Kader Parpol merupakan calon pemimpin bangsa harus memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila.

“Sebagai calon pemimpin bangsa, kader PKS harus memahami dan menghayati nilai – nilai Pancasila. Caranya adalah mengisi waktu dengan hal positif, tahan mental dan berkarakter,” jelas Luh Raniti Rahayu yang juga dosen Universitas Ngurah Rai.

“PKS dan seluruh kadernya adalah ikon Pancasila, kita tidak hanya hafal dan paham Pancasila tetapi juga menghayati dan mengamalkan Pancasila. Dan tunjukkan saya Indonesia, Anda Indonesia saya juga Indonesia,” jelas Luh Raniti Rahayu.

Sementara pemateri kedua, Agus Yulianto menyatakan PKS sebagai Partai Politik yang ada di Republik Indonesia, memandang penting arah dan tujuan bangsa serta landasan Filosofi bangsa diterapkan dalam gerak langkah kebijakan partai maupun dalam pembinaan anggotanya.

“Falsafah perjuangan PKS sebagai partai Islam rahmatan lil’alamin mempunyai 5 poin penting yaitu Islam, Keadilan, Kebangsan, Kenegaraan dan Kesejahteraan,” jelas Agus Yulianto.

Menurut pria alumni PPRA LXII tahun 2021 Lemhannas RI ini, Falsalah Perjuangan PKS tersebut telah tertuang dalam Kurikulum Kaderisasi PKS yakni bidang studi keagamaan, bidang studi kebangsaan, bidang studi kemasyarakatan, dan bidang studi kepartaian, serta bidang studi kepemimpinan dan kewirausahaan.

“Para anggota PKS harus memahami Pancasila, bahwa PKS sejak awal kelahirannya dengan tegas berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia secara konstitusional dengan menjunjung tinggi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Agus Yulianto menambahkan. (gil)

Baca juga: RESMI! Novak Djokovic Tak Tampil di Australia Open 2022, Segera Dideportasi Karena Visa Ditolak

Baca juga: Pemkab Tabanan Gelontorkan Rp 750 Juta untuk PKB 2022, Anggaran Tipis, PKB Kabupaten Ditiadakan

Baca juga: SEORANG Anggota TNI di Jakarta Meninggal Dunia di Tempat, Kena Sabetan Senjata Tajam

Berita Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved