Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

5 Makanan Ini Bisa Berefek Buruk Pada Otak, Apa Saja?

Untuk menjaga kesehatan otak, Tribunners sebenarnya bisa mencoba melakukannya dengan melakukan hal yang sederhana.

Tayang:
Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
istimewa
Ilustrasi otak anak-anak 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berikut 5 makanan yang bisa mambawa efek buruk pada otak.

Seseorang tentu tak segan untuk menjaga fungsi otaknya tetap bagus.

Terlebih, otak merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh.

Baca juga: Tak Disangka, Makanan Ini Ternyata Bisa Jadi Pemicu Kanker Otak

Baca juga: Mengenal Pendarahan Otak yang Kini Sedang Diderita Tukul Arwana

Untuk itu, menjaga kesehatan otak menjadi satu di antara prioritas yang perlu dilakukan.

Untuk menjaga kesehatan otak, Anda sebenarnya bisa mencoba melakukannya dengan melakukan hal yang sederhana.

Ada 5 jenis makanan yang disebut bisa mempengaruhi kinerja otak, yaitu:

1. Minuman manis

Minuman seperti soda, minuman berenergi, hingga jus buah masuk ke dalam daftar minuman manis.

Perlu diketahuui bahwa minuman manis dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung, termasuk memiliki efek negatif pada otak.

Meminum minuman manis yang berlebihan juga meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dan risiko demensia.

Karenanya, penting untuk mengurangi atau bahkan menghindari diri dari minuman manis tersebut.

Sebagai alternatif minuman manis, Anda bisa mengganti minuman Anda dengan dengan air mineral/ air putih, es teh tanpa pemanis, jus sayuran, atau produk susu tanpa pemanis.

2. Karbohidrat olahan

Baca juga: Daftar Makanan dan Minuman yang Dapat Meningkatkan Fungsi Otak

Baca juga: Termasuk Berpotensi Alami Tumor Otak, Simak Alasan Mengapa Tidak Boleh Tidur di Dekat Hp

Karbohidrat di sini termasuk gula dan biji-bijian yang diproses, seperti tepung putih.

Karbo jenis ini umumnya memiliki indeks glikemik tinggi.

Hal itu berarti tubuh dapat mencerna dengan cepat sehingga menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin.

Asupan tinggi karbohidrat olahan dengan indeks glikemik (GI) tinggi dan muatan glikemik (GL) dapat merusak fungsi otak.

Bahkan, juga dapat menurunkan tingkat kecerdasan serta meningkatkan risiko terjadinya demensia.

Untuk menggantikannya, Anda bisa mencoba karbohidrat yang sehat dan rendah GI yang berasal dari makanan seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian.

3. Makanan tinggi lemak trans

Lemak trans adalah jenis lemak tak jenuh yang bisa berdampak buruk pada kesehatan otak.

Lemak trans alami ditemukan pada daging dan susu.

Sementara lemak buatan ada pada margarin, makanan ringan, kue siap makan, dan kue kemasan.

Lemak trans dapat menimbulkan gangguan memori dan risiko Alzheimer.

Menghindari makanan yang mengandung lemak trans adalah upaya yang baik untuk diet.

Sebagai alternatif, kita dapat meningkatkan jumlah lemak omega-3 dengan mengonsumsi makanan seperti ikan, biji chia, biji rami, dan kacang walnut.

4. Makanan olahan tinggi

Makanan olahan cenderung tinggi gula karena ditambahkan lemak dan garam.

Jenis ini termasuk keripik, permen, mie instan, popcorn, saus dan fast food.

Makanan olahan berkontribusi terhadap kelebihan lemak di sekitar organ, terkait dengan penurunan jaringan otak.

Sebagai alternatif kita bisa mengonsumsi sebagian besar makanan segar, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, daging dan ikan.

5. Makanan yang mengandung merkuri

Merkuri adalah kontaminan logam berat dan racun yang terkandung di jaringan hewan.

Sumber makanan utama merkuri pada manusia adalah makanan laut berjenis predator.

Jika tertelan, merkuri akan menyebar ke seluruh tubuh dan terkonsentrasi di otak, ginjal, dan hati.

Sehingga hal itu bisa menyebabkan kerusakan komponen sel di otak, keterlambatan otak dan defisit perkembangan otak lainnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Cara Jaga Kesehatan Otak: Hindari Diri dari Mengonsumsi 5 Makanan Ini hingga Manfaatkan Ketumbar

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved