Berita Bali

Masuki Masa Reses, Para Legislator DPRD Bali Ngantor di Tengah Rakyat

Awal tahun 2022 ini, para legislator DPRD Bali kembali akan melakukan reses atau masa penyerapan aspirasi di masyarakat

Penulis: Ragil Armando | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Ragil Armando
Rapat koordinasi Bersama eksekutif kembali digelar Komisi III DPRD Bali, Kamis 20 Januari 2022. Awal tahun 2022 ini, para legislator DPRD Bali kembali akan melakukan reses atau masa penyerapan aspirasi di masyarakat.  

TRIBUN-BALI.COM, BALI - Masuki Masa Reses, Para Legislator DPRD Bali Ngantor di Tengah Rakyat.

Awal tahun 2022 ini, para legislator DPRD Bali kembali akan melakukan reses atau masa penyerapan aspirasi di masyarakat. 

Rencananya, reses itu akan berlangsung selama 10 hari ke depan di daerah pemilihan (dapil) masing-masing para anggota dewan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, dalam reses itu diharapkan para wakil rakyat dapat menyaring aspirasi dari masyarakat untuk dibahas di gedung dewan jika memang perlu dibahas bersama. 

"Kalau turun, mulai hari ini (kemarin, red) kami menyerap aspirasi. Sebab reses itu kan artinya menyerap aspirasi," jelas politisi senior Golkar Bali tersebut, Senin 24 Januari 2022.

Baca juga: Bulan Ini Perbekel dan Bendesa di Bali Dapat Insentif, Ketua Komisi II DPRD Bali: Program Ini Bagus

Ia juga mengungkapkan, melalui ajang reses tersebut, para anggota dewan diharapkan mampu membantu masyarakat.

Khususnya ketika ada permasalahan yang memang harus diselesaikan melalui legislatif maupun eksekutif.

Dengan demikian, manfaat dari reses yang dilakukan oleh DPRD Bali benar-benar dirasakan oleh masyarakat dampaknya. 

Sugawa Korry juga menambahkan, dalam reses tersebut, dewan akan melihat situasi di lapangan. 

Setelah itu baru bisa dirumuskan sebagai laporan dan selanjutnya sebagai dasar penyusunan anggaran induk 2023. 

"Dalam reses biasanya melihat kondisi dan situasi di lapangan. Setelah itu baru dirumuskan sebagai laporan dewan," tegasnya. 

Politisi asal Buleleng ini pun menyampaikan, hasil reses juga sebagai pertimbangan dalam rangka penyusunan anggaran. 

Selain itu, Sugawa Kory menyebutkan sejauh ini tidak ada kendala selama dia reses

"Nantinya juga dalam rangka penyusunan anggaran induk tahun 2023. Kalau kendala tidak ada kendala.

Tapi kami tekankan agar anggota tetap ketat prokes. Kemudian semua harus taat dengan masker, cuci tangan, semua kita ikuti dengan baik," tegasnya.

(*) 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved