Berita Bali

Buntut Video Pengeroyokan Sesama WNA di Badung, Kanwilkumham Bali Ancam Jatuhkan Sanksi Deportasi

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk mengancam akan menjatuhkan sanksi tegas kepada para pelaku pengania

Tribun Bali/Putu Candra
Kakanwil Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk mengancam akan menjatuhkan sanksi tegas kepada para pelaku penganiayaan dan pengeroyokan yang dilakukan sesama Warga Negara Asing (WNA) asal Ukraina di Tegal Gundul, Desa Tibubeneng Kuta Utara, Badung, Bali.

Sanksi akan dijatuhkan, apalagi para pelaku dinyatakan terbukti melanggar peraturan perundang-undangan.

Oleh karenanya dapat dikenakan sanksi berupa tindakan administratif keimigrasian sesuai dengan Pasal 75 Undang Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. 

Baca juga: WNA Ukraina Saling Lapor Terkait Kasus Pengeroyokan di Tibubeneng Badung

"Bahwa pejabat imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya, dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan," jelas Jamaruli Manihuruk melalui siaran persnya yang diterima Tribun Bali, Jumat, 4 Februari 2022.

Selain deportasi, pihaknya menjelaskan, sanksi pembatalan izin tinggal bisa dibatalkan jika ditemukan pelanggaran tindak pidana yang dilakukan oleh para pelaku. 

Baca juga: Kasus Pengeroyokan di Tibubeneng Badung, Pelaku dan Korban Sesama WNA

"Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 27 Tahun 2014 dalam pasal 51 angka (1) huruf a menyatakan bahwa izin tinggal terbatas dapat dibatalkan dalam hal orang asing terbukti melakukan tindak pidana terhadap Negara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan," terang Jamaruli Manihuruk.

Baca juga: Kencing di Pinggir Jurang Dekat Kuburan,WNA Rusia di Gianyar Terkejut Tiba-tiba Ada di Dasar Jurang

Oleh karena itu, Jamaruli Manihuruk mengingatkan kepada WNA untuk selalu berperilaku baik dan tidak melanggar norma-norma yang ada di wilayah Indonesia. Juga mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

"Kanwil kementerian Hukum dan HAM bali akan menindak tegas seluruh pelanggaran yang dilakukan oleh WNA yang ada di Bali," tegasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Badung
 

Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Berita Bali
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved