Berita Karangasem
Enam Kecamatan di Karangasem Masuk Zona Merah Rabies
Untuk Kecamatan Sidemen serta Selat, masuk zona hijau lantaran tak ditemukan kasus rabies tahun 2022.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Enam Kecamatan di Karangasem masuk zona merah rabies.
Yakni Kecamatan Bebandem, Rendang, Kubu, Karangasem, Abang, serta Manggis.
Untuk Kecamatan Sidemen serta Selat, masuk zona hijau lantaran tak ditemukan kasus rabies tahun 2022.
Kepala Bidang Pengendalian & Penanggulangan Bencana Pertanian, Dinas Pertanian Karangasem, Made Wijaya Satriadhi Mitha, mengungkapkan, Kecamatan masuk zona merah dikarenakan sering ditemukan kasus gigitan anjing rabies. Seperti tahun 2022 ditemukaan kasus rabies.
Baca juga: Balai Kelompok Nelayan Ambruk Tertimpa Pohon Santen di Seraya Timur Karangasem
"Tahun 2022 ada delapan kasus positif. Yakni Bebandem 1 kasus, Rendang sekitar 3 kasus, Sidemen kosong, Kubu 1 kasus, Manggis dan Selat kosong, Abang 1 kasus, & Kecamatan Karangasem ada 2 kasus," ungkap I Made Wijaya, Selasa (8/2/2022).
Ditambahkan, untuk kasus gigitan anjing tiap hari lebih dari satu. Hanya saja belum dipastikan status anjing tersebut.
Terbaru yakni ada seorang bocah di Bugbug digigit anjing di bagian vital (kemaluan).
Syukurnya anjing tersebut negatif rabies karena sudah menerima vaksin sebanyak dua kali.
Untuk tahun 2021, kasus gigitan anjing positif rabies di Kabupaten Karangasem capai 49 kasus.
Seluruhnya telah dilaksanakan uji di Laboratorium Balai Besar Veteriner, Denpasar.
Kasusnya tersebar di semua Kecamatan di Karangasem. Terbanyak di Kecamatan zona merah.
Sedangkan untuk kasus gigitan anjing mencapai ratusan per tahun.
Dari catatan Dinas Pertanian dan Kesehatan Karangasem, terdapat 10 sampai 13 kasus gigitan anjing per hari yang terjadi di Karangasem.
Dari jumlah itu dinyatakan positif rabies sekitar 49. Yang kena gigitan diberikan VAR.
Baca juga: BPBD Karangasem Usulkan Rp 133 Juta untuk Dana Operasional Pasien Isoter
Untuk menekan kasus anjing positif rabies, Dinas Pertanian Karangasem terus menggenjot proses vaksin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/anjing-rabies_dwis.jpg)