Berita Tabanan

Sebanyak 5 Orang Tanpa Masker Diberi Hukuman, Prokes Menjadi Penting Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Sebanyak 5 pelanggar tak menggunakan masker di tempat umum terjaring dalam patroli pengawasan protokol kesehatan

I Made Prasetia Aryawan
Petugas saat melakukan patroli rutin protokol kesehatan di tempat umum seperti pasar tradisional di Kecamatan Kediri, Tabanan, Jumat, 11 Februari 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Sebanyak 5 pelanggar tak menggunakan masker di tempat umum terjaring dalam patroli pengawasan protokol kesehatan (prokes) yang dilaksanakan Tim Yustisi Satgas Covid 19 Tabanan di pasar tradisional Kecamatan Kediri, Jumat, 11 Februari 2022.

Mereka yang melanggar tersebut tidak didenda melainkan diberikan teguran dan hukuman fisik berupa push up. 

"Hari ini kita sasar sejumlah pasar yang ada di Kecamatan Kediri dan sekitarnya. Patroli kita tingkatkan menyusul lonjakan kasus virus varian baru omricon ini," kata Kepala Satpol PP Tabanan, I Gede Sukanada, Jumat, 11 Februari 2022.

Baca juga: Pemkab Tabanan Mulai Tutup Fasilitas Umum, Pasang Pembatas di Lapangan dan Taman Bermain

Baca juga: KPU Tabanan Fokus PDPB Setiap Bulan, Gandeng DPMD untuk Update Data Seluruh Desa

Baca juga: UPDATE KASUS SUBANG: Pelaku Masih Buron, Warga Was-was & Siskamling Sekitar TKP Diperketat

Sukanada menyebutkan, pihaknya gencar melakukan patroli bersama tim gabungan yakni TNI dan Polri.

Dari hasil patroli yang dilakukan, sedikitnya sudah ada 5 orang yang terjaring melanggar protokol kesehatan (prokes).

Mereka tidak menggunakan masker saat berada di tempat umum.

"Total yang melanggar kami temukan sebanyak 5 orang, kita sudah kasi tindakan teguran dan hukuman fisik pus up," ungkapnya.

Menurut mantan Kepala Dinas Pariwisata Tabanan ini, prokes menjadi penting seiring dengan meningkatkan atau melonjaknya kasus karena penyebaran varian Omicron yang begitu cepat.

Selain tempat umum seperti pasar, pihaknya juga menyasar tempat keramaian atau yang lebih dikenal tempat nongkrong para anak muda karena berpotensi menimbulkan kerumunan yang begitu banyak.

"Sehingga saat patroli kami tegaskan dan diimbau dengan humanis agar seluruh masyarakat menerapkan prokes dengan ketat. Terutama di tempat umum dan keramaian," tegasnya. 

Sementara itu, Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra juga menegaskan hal senada.

Selain adanya patroli di tempat umum, pihaknya melalui Bhabinkamtibmas juga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan upacara keagamaan yang berlangsung. 

Menurutnya, pengaman dan pengawasan prokes merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh personel polsek masing-masing kecamatan. 

"Kita memang meminta untuk antensi di setiap polsek untuk pengawasan prokes ditengah kasus Covid-19 yang melonjak ini," tegasnya.

AKBP Nefli berharap agar masyarakat menerapkan prokes yang ketat dan menghindari kerumunan untuk mencegah penularan virus ini. 

Baca juga: Fasilitas Umum Mulai Ditutup, Lapangan Dangin Carik dan Taman Bermain di Tabanan Dipasangi Pembatas

Baca juga: KPU Tabanan Fokus PDPB Setiap Bulan, Gandeng DPMD untuk Update Data Seluruh Desa

Baca juga: UPDATE KASUS SUBANG: Pelaku Masih Buron, Warga Was-was & Siskamling Sekitar TKP Diperketat

"Mari kita bekerjasama dengan baik dan mari kita jaga diri kita dan keluarga masing-masing agar kita bisa atasi penyebaran virus ini dengan cepat," harapnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved