Berita Denpasar

TERJARING Tim Yustisi Kota Denpasar Bule Belanda Akui Dirinya Tak Bisa Lihat Jalan Kalau Pake Masker

Petugas Tim Yustisi Kota Denpasar melakukan sidak di Jalan Nangka, Denpasar pada Selasa 14 Februari 2022 pagi.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Edwin terjaring sidak masker di Jalan Nangka Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Petugas Tim Yustisi Kota Denpasar melakukan sidak di Jalan Nangka, Denpasar pada Selasa 14 Februari 2022 pagi.

Sidak ini semakin sering dilakukan mengingat PPKM level III di Bali khususnya di Denpasar masih berlangsung.

Dalam sidak kali ini terjaring seorang bule atau Warga Negara Asing (WNA) bernama Edwin.

Di Denpasar, Edwin tinggal di Jalan Gunung Karang, Padangsambian.

Dirinya menggunakan masker namun tak menutupi hidung dan mulut.

Edwin pun diberhentikan dan didata oleh petugas.

“Saya kalau pakai masker tidak bisa lihat jalan,” kata Edwin kepada petugas.

Baca juga: 4 Arti Mimpi Telur Pecah, Pertanda Keuangan Bocor, Selalu Berhati-hati dan Waspada Setiap Melangkah

Baca juga: Jelang PSIS VS Persib: Laskar Mahesa Jenar Diterjang Badai Covid, Skuad Maung Bandung Mulai Sembuh

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang 15-21 Februari 2022, Bali Masuk Level 3, Simak Aturan PPKM Berikut Ini

Karena kooperatif dan menggunakan masker namun tidak sesuai ketentuan, ia pun hanya diingatkan agar selalu menggunakan masker sesuai ketentuan.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Pol PP Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana mengatakan dalam sidak kali ini terjaring sebanyak 14 orang pelanggar.

Sebanyak 1 orang didenda dan 13 orang diberikan sanksi administrasi.

“Ada yang menggunakan masker di dagu dan ada juga yang maskernya ditaruh di saku, makanya kami bina agar selalu taat,” katanya.

Sudarsana mengatakan pihaknya memang semakin menggencarkan pelaksanaan sidak masker ini.

Karena saat ini kasus positif Covid-19 di Denpasar terus mengalami kenaikan.

Menurutnya selama pelaksanaan sidak, semua pelanggar yang tidak membawa masker tersebut beralasan lupa.

“Saya tidak mengerti, apakah mereka benar lupa, atau memang nyari alasan untuk mengelak saja. Dan kebetulan sekarang pas ada razia dia kena. Seharusnya ini sudah jadi kebiasaan,” katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved