Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Kapolresta Denpasar Jalin Silahturahmi ke Walikota Denpasar, Bahas Pengarakan Ogoh-ogoh

Dalam hal ini, Pemkot Denpasar memastikan kegiatan tersebut tidak akan dilarang namun tetap akan memperhatikan pembatasan begitu juga kegiatan melasti

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Noviana Windri
Polresta Denpasar.
Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat bertemu dengan Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Kamis 17 Februari 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas bersama jajaran mendatangi Kantor Walikota Denpasar untuk menjalin silaturahmi dan membahas sinergitas terkait Kamtibmas di wilayah Kota Denpasar.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis 17 Februari 2022, Kapolresta Denpasar didampingi Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina dan jajaran disambut baik I Gusti Ngurah Jaya Negara selaku Walikota Denpasar.

"Kami datang untuk memperkenalkan diri dan mengajak untuk menjaga bersama situasi Kamtibmas di Kota Denpasar agar tetap kondusif," ujar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Kamis 17 Februari 2022.

Lanjut mantan Kapolres Sukoharjo, usai mengikuti zoom meeting vaksinasi serentak Indonesia yang dihadiri Presiden dan Kapolri, ia menyebut vaksinasi 1 dan 2 di Kota Denpasar sudah memenuhi bahkan melebihi target hingga mendapatkan apresiasi.

Namun mengenai situasi Kota Denpasar, Kapolresta Denpasar menyebut situasi terkini masih landai (sepi) mengingat kondisi pariwisata yang masih belum pulih.

Baca juga: Yowana Bali Diizinkan Pawai Ogoh-ogoh, Ini Ketentuan yang Harus Dipenuhi

Baca juga: Yowana Wajib Taat Prokes, Pesan MDA Bali terkait Pawai Ogoh-ogoh

Baca juga: Pawai Ogoh-ogoh Terbatas Diizinkan di Lingkungan Banjar, MDA Bali Angkat Bicara

"Kami berharap dukungan pemerintah khususnya Kota Denpasar agar ikut menjaga situasi saat ini dan agar penerapan Prokes tetap berjalan dengan baik," tambahnya.

AKBP Bambang Yugo juga menyebut dalam waktu dekat umat Hindu di Bali akan merayakan hari Raya Nyepi, adapun dalam kegiatan perayaan itu umat Hindu juga akan menggelar pawai ogoh-ogoh.

Namun dalam Surat Edaran Gubernur yang berlaku, pelaksanaan pawai ogoh-ogoh hanya diperbolehkan sebanyak 25 orang untuk masing-masing banjar.

"Kami pun meminta arahan bersama khususnya Walikota dalam pelaksanaannya, agar kegiatan bisa tetap berjalan aman dan terkendali," pungkas AKBP Bambang Yugo.

Sementara itu Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menyampaikan terkait vaksinasi di Kota Denpasar saat ini lebih fokus dalam pelaksanaan vaksinasi tahap 3.

Saat ini di Kota Denpasar sudah menyediakan setidaknya ada 40 gerai untuk melayani vaksinasi masyarakat.

Sedangkan mengenai pelaksanaan pengerupukan dan pengarakan ogoh-ogoh, Pemkot Denpasar dalam waktu dekat akan melakukan rapat bersama.

Dalam hal ini, Pemkot Denpasar memastikan kegiatan tersebut tidak akan dilarang namun tetap akan memperhatikan pembatasan begitu juga kegiatan melasti.

"Terkait dengan pengarakan ogoh-ogoh, kami tidak akan keluar dari kebijakan Gubernur dan perlu pengawasan atau pengaturan dilapangan.

Sehingga kami membutuhkan dukungan dari Kepolisian dan TNI," ujar IGN Jaya Negara selaku Walikota Denpasar.

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved