3 Negara Ini Terbelit Utang Parah, Sri Mulyani Beberkan Kondisinya
Presidensi G20 Indonesia mengutamakan sinergi dalam rangka membantu negara-negara miskin yang membutuhkan pertolongan termasuk keringanan utang.
“Situasi geopolitik menambah tantangan bagi upaya pemulihan global dilakukan semua negara G20,” katanya.
Baca juga: Kata Mendag Usai Sidak Minyak Goreng ke Pasar: Barangnya Ada
Sri Mulyani mengatakan meski dalam forum finance track tidak secara khusus membahas konflik di Ukraina namun ternyata suasana geopolitik tersebut memberikan spillover kepada perekonomian.
Oleh sebab itu, Presidensi G20 Indonesia perlu untuk menemukan cara agar aspek geopolitik ini tidak menjadi masalah yang dapat melemahkan upaya pemulihan ekonomi yang mulai berjalan meski belum merata.
Sri Mulyani bercerita, sempat terjadi ketegangan dalam ruangan ketika Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) Presidensi G20 Indonesia berlangsung.
Hal itu terjadi karena di dalam ruangan ada negara-negara yang memang sedang berada di dalam tensi geopolitik ini sehingga untuk merumuskan suatu kebijakan dalam forum membutuhkan sebuah upaya untuk menjembatani.
“Kita alhamdulillah bisa mendapatkan kesepakatan, maka kita bisa mendapatkan tadi, bahwa memang pemulihan ekonomi berjalan namun kita juga paham tidak merata,” katanya.
Ia memastikan berbagai unsur atau faktor-faktor termasuk geopolitik yang berpotensi mengganggu upaya pemulihan akan terus diperhatikan agar pemulihan tetap bisa berjalan baik. (*)
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul https://money.kompas.com/read/2022/02/20/040200126/sri-mulyani-beberkan-3-negara-yang-terbelit-utang-parah?page=all#page2