Berita Bali
Ketua Komisi I DPRD Bali Nyoman Adnyana Meninggal, Sempat Pesan Baju via Toko Online
Suasana duka menyelimuti rumah Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adnyana di Desa Sekaan, Kintamani Bangli, Bali, Minggu 20 Februari 2022.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Suasana duka menyelimuti rumah Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adnyana di Desa Sekaan, Kintamani Bangli, Bali, Minggu 20 Februari 2022.
Sanak famili silih berganti berdatangan mengungkapkan bela sungkawa.
Nyoman Adnyana, salah satu anggota PDI Perjuangan itu mengembuskan napas terakhir di RSUP Sanglah, Sabtu 19 Februari 2022.
Ia meninggal akibat komplikasi penyakit jantung.
Baca juga: UPDATE: Prosesi Ngaben Ketua Komisi I DPRD Bali Nyoman Adnyana Digelar 26 Februari Mendatang
Anak pertama Adnyana, Gede Manggala Perdana Jaya mengatakan, ayahnya sebenarnya sudah 13 tahun mengalami penyakit jantung.
Namun awal dirawatnya Adnyana justru bukan akibat penyakit jantung, melainkan karena sakit gigi.
"Akhirnya pada 7 Februari beliau diantar berobat ke dokter gigi di Denpasar. Setelah giginya sudah bagus dan pulang ke Sekaan, tiba-tiba pada malam harinya jantungnya berdebar. Hingga kemudian dibawa ke RS Bali Mandara Denpasar," jelasnya.
Namun karena di RS Bali Mandara tidak ada alat pacu jantung, akhirnya Adnyana dirujuk ke RSUP Sanglah, 10 Februari.
Lanjut Angga, selama tujuh hari dirawat, kondisi Adnyana menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Namun pada hari ke delapan kondisinya kembali drop.
"Walaupun drop, bapak masih sadar. Begitupun di hari kesembilan juga masih sempat minta air jeruk dan semangka. Pada jam 11.00an Wita kondisinya menurun kembali hingga tidak sadarkan diri. Bahkan sempat tiga kali henti jantung. Akhirnya pukul 17.30 Wita, bapak mengembuskan napas terakhir," ucapnya.
Sembilan hari dirawat di RSUP Sanglah, Nyoman Adnyana sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Bahkan politikus asal Desa Sekaan itu sempat minta dibelikan baju melalui toko online.
Hal tersebut diungkapkan Gede Manggala Perdana Jaya di rumah duka, Minggu 20 Februari 2022.
Pria yang akrab disapa Angga itu mengatakan, saat kondisi ayahnya membaik, pria usia 62 tahun itu sempat melihat-lihat baju dari salah satu toko online.