Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Konflik Rusia Vs Ukraina

Berikut 5 Fakta Terbaru Penyerangan Rusia ke Ukraina

Berikut update terbaru mengenai perkembangan invasi Rusia ke Ukraina yang terjadi sejak Kamis (25/2/2022).

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
Daniel LEAL/ AFP
Seorang pria membersihkan puing-puing di sebuah bangunan tempat tinggal yang rusak di Koshytsa Street, pinggiran ibukota Ukraina Kyiv, di mana sebuah peluru militer diduga menghantam, pada 25 Februari 2022. - Pasukan Rusia mencapai pinggiran Kyiv pada hari Jumat seperti yang dikatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pasukan penyerang menargetkan warga sipil dan ledakan terdengar di ibu kota yang terkepung. Ledakan sebelum fajar di Kyiv memicu hari kedua kekerasan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menentang peringatan Barat untuk melancarkan invasi darat skala penuh dan serangan udara pada Kamis yang dengan cepat merenggut puluhan nyawa dan membuat sedikitnya 100.000 orang mengungsi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketahui Fakta-Fakta Penyerangan Rusia ke Ukraina

Berikut update terbaru mengenai perkembangan invasi Rusia ke Ukraina yang terjadi sejak Kamis (25/2/2022).

Terbaru, pasukan Rusia yang menyerang mendekati ibu Kota Ukraina, Kyiv pada hari Jumat berhasil mengepung beberapa kota di dekat ibu kota.

Hal itu dilakukan setelah pasukan Rusia melakukan serangan udara di kota-kota tersebut dan di pangkalan militer di seluruh negeri.

Baca juga: Ukraina Makin Genting, Begini Kondisi Terkini 153 Orang WNI, Beberapa Sudah di Safe House

Pengepungan ini menimbulkan tanda bahwa Rusia bertujuan menggulingkan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Zelensky pun sempat merilis video bahwa dia dan pejabat tinggi lain akan tetap tinggal di ibu Kota dan menyerukan gencatan senjata.

Merespons hal ini, Presiden AS Joe Biden dan NATO sepakat mengirim ribuan pasukan untuk membantu melindungi sekutunya.

Berikut 5 fakta baru terkait invasi Rusia ke Ukraina yang dikutip Tribunnews dari APnews:

1. NATO Kirim Pasukan

NATO akhirnya merespons serangan Rusia kepada Ukraina di hari ketiga invasi.

Kepala NATO, Jens Stoltenberg mengatakan akan menerjunkan pasukan untuk pertama kalinya demi memperkuat pertahanan Ukraina dari invasi Rusia.

Stoltenberg memperingatkan bahwa invasi Rusia ini telah mengancam keamanan Eropa yang lebih luas di luar anggota non-NATO Ukraina.

Untuk itu, pasukan NATO dan kekuatan udara diterjukan di sisi timur Ukraina.

Dia mengatakan sekutu juga telah mengaktifkan rencana pertahanan.

Baca juga: KONFLIK Rusia vs Ukraina Memanas, 13 WNI Berada di Titik Pertempuran, Penjemputan Sulit Dilakukan

Ribuan tentara NATO bahkan sudah bersiaga di darat, laut dan udara.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved