Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Tabanan

Pemuda Pengarak Ogoh-ogoh di Tabanan Jalani Rapid Antigen Hari Ini 1 Maret 2022

Pemuda Pengarak Ogoh-ogoh di Tabanan Jalani Rapid Antigen Hari Ini 1 Maret 2022

Tayang:
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Rizal Fanany
FOTO TIDAK TERKAIT BERITA. Warga mengikuti rapid tes antigen gratis di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali, Rabu 23 Juni 2021. Pemuda Pengarak Ogoh-ogoh di Tabanan Jalani Rapid Antigen Hari Ini 1 Maret 2022 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemuda Pengarak Ogoh-ogoh di Tabanan Jalani Rapid Antigen Hari Ini 1 Maret 2022.

Hari ini ribuan pemuda yang menjadi pengarak ogoh-ogoh di Kabupaten Tabanan, Bali, menjalani tes rapid antigen, Selasa 1 Maret 2022.

Kegiatan rapid antigen ini sesuai dengan edaran MDA Bali sebelumnya.

Dinas Kesehatan Tabanan pun sudah menyiapkan 1.000 alat rapid antigen di masing-masing puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan. 

Menurut data yang diperoleh, jumlah puskesmas yang ada di Kabupaten Tabanan sebanyak 20 tersebar di berbagai lokasi.

Baca juga: Proses Melepas Mala, Melasti di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, Buleleng

Di masing-masing puskesmas sudah disediakan 1.000 alat rapid antigen untuk para pemuda Kabupaten Tabanan yang jadwalnya mendapat pelayanan tersebut. 

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyoman Susila menyampaikan, saat ini para petugas medis atau tim sudah standby di lokasi.

Seluruh data sudah masuk ke puskesmas dan para pemuda didampingi pihak desa akan datang ke lokasi.

Untuk melaksanakan rapid antigen yang merupakan salah satu syarat prokes prosesi pengerupukan di Bali. 

"Hari ini mulai pukul 08.00 Wita, kita mulai rapid antigen. Tapi untuk data jumlah berapa yang dites.

Nanti siang baru tahu berapa yang datang dan berkenan dites," ungkap dr Susila saat dikonfirmasi, Selasa 1 Maret 2022. 

Dia menyebutkan, masing-masing puskesmas sudah memiliki data yang akan dites.

Dimana nantinya yang akan direkap adalah mereka (pemuda) yang datang dan yang positif. 

"Di setiap puskesmas siap sekitar 1.000 alat di sana. Kemudian untuk di kabupaten masih ada 23.000 alat juga.

Artinya kami sudah siap untuk pelaksanaan rapid antigen menjelang Nyepi 2022 ini," tandasnya.

Baca juga: Desa Adat Kota Tabanan Mapepada Pakai Kerbau hingga Angsa, Melasti Ngubeng dan Angamet Toya Segara

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Tabanan telah menyiapkan alat rapid antigen dan seluruh petugas atau tim rapid antigen.

Yang ditempatkan di seluruh puskesmas di Kabupaten Tabanan untuk pengarak atau pengusung ogoh-ogoh di Kabupaten Tabanan.

Rencananya, seluruh pemuda yang akan mengarak ogoh-ogoh datang ke puskesmas di wilayahnya masing-masing H-1 pengerupukan.

Dinas Kesehatan Tabanan sudah menyiapkan minimal satu tim di setiap Puskesmas.

"Sudah kami koordinasikan, dan seluruh puskesmas juga sudah tiang minta untuk bersurat ke semua perbekel agar mendata berapa jumlah pesertanya.

Data itu paling lambat Sabtu (Sabtu lalu, red) dikumpul ke petugas medis agar ready nanti hari Selasa," jelas Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr Nyoman Susila saat dikonfirmasi, Jumat 25 Februari 2022. 

Dia menjelaskan, seluruh puskesmas sudah disiapkan untuk memfasilitasi rapid antigen menjelang pengarakan ogoh-ogoh.

Jadwal rapid antigen dilaksanakan Selasa 1 Maret 2022 merata di seluruh wilayah mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai.

Tapi pihaknya masih belum mengetahui jumlah dari pemuda yang akan mengusung ogoh-ogoh, karena data paling lambat disetor pihak desa Sabtu 26 Pebruari 2022.

Pihaknya menegaskan, untuk rapid dan petugas sudah disiapkan dan mencukupi berapapun jumlahnya asalkan pemuda datang ke puskesmas.

Baca juga: Hanya 50 Persen Ogoh-Ogoh Diarak di Tabanan, Rapid Antigen Pemuda Ditanggung Pemkab

"Mekanisme nanti adalah para peserta datang atau ditunggu di puskesmas oleh petugas. Karena jika kami datang ke banjar-banjar itu terlalu banyak. Yang jelas rapid antigennya cukup dan petugasnya sudah selesai. H-1 pengerupukan kami sudah laksanakan rapid ini," jelasnya. 

Kemudian, kata dia, semisal ada pemuda yang hasilnya positif akan dilaksanakan tracing pada Rabu 2 Maret 2022 oleh petugas.

Risikonya adalah jika ada yang positif, mereka harus menjalani isolasi mandiri (isoman) terlebih dahulu sebelum dilakukan tes PCR. 

"Nanti yang positif tetap akan isoman dulu di rumah masing-masing dan diawasi Satgas Desa. Karena setelah PCR harus menunggu dulu hasilnya.

Mungkin setelah Nyepi atau Ngembak Geni itu langsung jemput mereka yang positif untuk menjalani isolasi terpusat di tempat yang sudah disediakan," jelas mantan Dirut RSUD Tabanan ini. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved