Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

PTM Tunggu Kondisi Pariwisata, Digelar Lagi Jika Kebijakan Tanpa Karantina Lancar

PTM Tunggu Kondisi Pariwisata * Digelar Lagi Jika Kebijakan Tanpa Karantina Lancar

Tayang:
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
foto: istimewa
MENENTUKAN-Jetstar adalah salah-satu dari tiga maskapai yang Jumat (4/3) membawa penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung. Kebijakan wisman tanpa karantina akan uji coba mulai 7 Maret 2022, dan kesuksesan pelaksanaannya menentukan digelar/tidakya kembali PTM di Denpasar. 

Denpasar, Tribun Bali - Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar sudah mengalami penurunan dan dibarengi kesembuhan yang meningkat.

Terkait kondisi tersebut, Denpasar berencana melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Akan tetapi pelaksanaan PTM ini masih menunggu kondusifitas pariwisata terkait kebijakan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali tanpa karantina yang diujicobakan mulai 7 Maret besok.

Demikian diungkapkan oleh Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara saat diwawancarai Sabtu (5/3).

“Sekolah tatap muka memang akan kami lakukan. Tapi kami jaga kondusifitas dulu dan bagaimana pelaksanaan kebijakan wisman tanpa karantina. Kami jaga itu dulu,” kata Jaya Negara.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama merencanakan PTM di Denpasar digelar setelah Nyepi.

Namun pihaknya akan meminta izin terlebih dahulu ke Wali Kota.

Ia mengatakan, pelaksanaan PTM ini sesuai dengan imbauan dari Kemendagri dan Kemendikbud Ristek.

“Karena pertimbangan kasus yang melandai dan kesembuhan meningkat, makanya kami rencanakan gelar PTM kembali. Mudah-mudahan setelah hari raya ini tidak naik lagi,” katanya.

Ia menambahkan, karena Denpasar masih berstatus PPKM level 3, maka jika PTM digelar, jumlah kapasitas ruang kelas adalah 50 persen.

“Karena di sini masih PPKM Level 3, maka kapasitasnya 50 persen. Sementara untuk kesiapan, kami sudah siap. Tinggal melanjutkan kembali yang sebelumnya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, menyikapi peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar pada awal Februari lalu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar memutuskan untuk menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Denpasar.

Penghentian PTM ini diputuskan dalam rapat koordinasi Satgas Covid-19 yang digelar di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar. Penghentian PTM secara resmi dimulai pada Jumat, 4 Februari 2022.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat itu mengatakan jumlah kasus aktif Covid-19 sebanyak 1.024 kasus.

Dari jumlah tersebut sebanyak 106 kasus merupakan siswa baik SD, SMP, SMA/SMK.
“Ini artinya 10 persen kasus disumbangkan dari siswa PTM. Hampir setiap SMP di masing-masing kecamatan sudah terkonfirmasi positif," katanya.

"Dengan adanya hal ini, kami hentikan PTM hingga batas waktu yang belum ditentukan, untuk antisipasi perkembangan saat ini," katanya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved