Kabar Artis
Kondisi Aset dan Bisnis Indra Kez Usai Jadi Tersangka, Bisnis Pindah Tangan, Rumah Mewah Tak Terurus
Sejak resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus penipuan Binary Option lewat Binomo, aset dan bisnis Indra Kenz pun menjadi pusat perhat
Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM – Sejak resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan kasus penipuan Binary Option lewat Binomo, aset dan bisnis Indra Kenz pun menjadi pusat perhatian.
Adapun dua usaha kuliner yang berada di kampung halamannya di Kota Medan yang tengah dikembangkan Indra Kenz yakni; Mie Jongkok di Jalan Karya dan Literally Café di Jalan Teuku Cik Ditiro.
Kabar terbaru, kedua usaha tersebut diketahui telah dipindahtangankan.
Dengan kata lain, Indra Kenz sudah bukan lagi pemilik dua usaha tersebut.
Dilansir Tribun-Bali.com di Tribun-Mendan.com pada Selasa 8 Maret 2022 dalam artikel berjudul KABAR Bisnis Indra Kenz di Medan, 2 Bisnis Kuliner Ternyata Sudah Diambil Alih Partnernya, namun, dua usaha itu belakangan diketahui sudah pindah tangan. Dengan kata lain, pemiliknya bukan Indra Kenz.
Hal itu dikatakan oleh Frans Theo, pengelola dua usaha kuliner tersebut.
"Saya komunikasi terakhir dengan Indra tiga bulan lalu. Tapi dua usaha itu sudah pindah tangan," kata Frans.
Berdasarkan cerita Franz, dirinya meminta untuk ambil alih dua bisnis kuliner Indra dengan alasan ia merasa menjalankan bisnis secara penuh tanpa banyak campur tangan dari Indra.
Baca juga: Indra Kenz Resmi Sebagai Tersangka, Kini Mentornya Fakar Suhartami Pratama Menghilang
"Cuma kita dealing kan. Indra ini sebenarnya baik, jadi kemarin aku bilang 'bisnis ini kan aku yang pegang, lu sama sekali gak pegang'. Dia dulu full kasih tanggung jawabnya sama aku, dia sebagai investor pada saat itu.
Kayaknya kurang afdol ya kalau namanya 'lu semua di depan itu'. Dan aku pribadi bilang kalau market Indra itu sebenarnya bukan di makanan, jadi udah ada percakapan 'boleh gak bisnis ini kita pisahkan saja, gua take care deh, gua yang pedulikan bisnis lu ini. Entah lu sebagai ambassador atau investor dan sebagainya," kata Franz.

Lanjutnya, Franz mengatakan dengan modal yang cukup besar (tanpa menyebutkan nominal), Franz akhirnya memberanikan diri mengakuisisi dua cafe milik Indra.
"Setelah ngomong itu, dia nanya aku punya modal berapa dan aku bilang punya segini. Ternyata cukup nih untuk buat satu PT. Jadi yaudah dia bilang 'gua serahkan aja semuanya ke elu'. Palingan gua gak akan hilangkan nama founder-nya kok. Tetap founder-nya itu dia tapi manajemennya itu dia, jadi ibaratnya kita akuisisi," ujar Franz.
Saat disinggung mengenai penyitaan aset milik Indra, Franz dengan yakin bahwa kepemilikan dua bisnis tidak ada disita lantaran sudah berpindah kepemilikan.
"Aku bilang sih ini gak bakalan disita karena sudah jelas kepemilikannya siapa. Kalau yang disita itu kan aset si Indra Kenznya sendiri. Kalau ini bukan asetnya dia, polisi kan gak bakalan untuk menyita. Untuk bisnis FnB ini sudah diakuisisi oleh PT Mamol," kata Franz.
Menyinggung terkait penutupan Mie Jongkok, Franz menyangkal jika hal ini ada sangkut pautnya dengan kasus yang menimpa Indra Kenz.