Travel
Coffee Shop Bernuansa Milenial, Paperhills Kintamani Spot Ngopi Terbaik, View Gunung dan Danau Batur
Kawasan pariwisata yang terkenal akan pemandangan Gunung Batur dan Danaunya yang melegenda, membuat Kintamani menjadi salah satu destinasi wisata
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tak sulit menemukan pemandangan indah di Bali, salah satunya di kawasan Kintamani Bangli.
Kawasan pariwisata yang terkenal akan pemandangan Gunung Batur dan Danaunya yang melegenda, membuat Kintamani menjadi salah satu destinasi wisata di Bali.
Tak heran jika, daerah ini terdapat banyak tempat - tempat nongkrong untuk spot menikmati pesona alam tersebut.
Kali ini, Tribun Bali berkesempatan mampir di salah satu coffee shop yakni Paper Hills.
Baca juga: Usai Merantau & Kuliah di Australia,Ryan Bangun Coffee Shop di Kintamani yang Pekerjakan 42 Karyawan
Paperhills merupakan salah satu objek wisata kuliner di Bali tepatnya berada di Kecamatan Kintamani, Bangli yang baru viral diberbagai media sosial.
Tempat ini memang tergolong masih sangat baru, karena baru mulai beroperasi pada tanggal 24 Juni 2021 kemarin.
Paperhills hadir menawarkan konsep cafe indoor dan outdoor dengan menyuguhkan view alam yang menawan.
Tempatnya sangat instagramable, cukup luas, nyaman, dan fasilitasnya juga sudah memadai.
Cafe hits di Kintamani ini menawarkan 2 area tempat, indoor dan outdoor.
Untuk indoornya didesain dengan konsep bangunan modern yang didominasi dengan kaca dan berwarna putih.
Pengunjung kebanyakan memilih area outdoor karena view pemandangan alamnya yang sangatlah memukau, untuk area terfavorit di area outdoor adalah sebuah bar yang langsung menghadap ke Gunung dan Danau Batur.
Didominasi pengunjung dari kaum milenial, membuat Paperhills menjadi salah satu spot berburu foto instagramable dengan latar belakang view Gunung Batur dan Danau Batur.
Bahkan berfoto di kamar mandinya juga tidak kalah cakep lo Tribunners!
Menu makanan dan minuman yang disajikan oleh cafe ini juga terbilang lengkap, mulai dari makanan ringan, makanan berat, hingga minuman dengan berbagai jenis dari kopi sampai menu non-kopinya.
Baca juga: DPK GMNI Fakultas Hukum Udayana Minta Pemkab Bangli Kaji Ulang Pungutan Retribusi di DTW Kintamani
Karena berada di kawasan Kintamani, untuk mengunjungi cafe ini membutuhkan waktu yang lumayan.
Tribunners harus menempuh waktu kurang lebih 1 jam 35 menit atau setara dengan jarak 54.4 KM jika kamu memulai perjalanan dari pusat kota Denpasar.(*)
Artikel lainnya di Travel