Berita Buleleng
Polres Buleleng Periksa Komang P, Terlapor Kasus Dugaan Penipuan PMI
Proses penyelidikan kasus dugaan penipuan yang dialami sejumlah PMI yang bekerja di Turki, hingga saat ini masih dilakukan Reskrim Polres Buleleng.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Putu Septiana pun tidak menampik, ia sejatinya masih ingin bekerja di Turki.
Mengingat orangtuanya harus meminjam uang hingga puluhan juta, untuk membiayai keberangkatannya.
Namun setelah diberikan penjelasan oleh pihak KBRI dan KJRI, Septiana pun akhirnya bersedia untuk dipulangkan ke tanah air.
Baca juga: Polres Buleleng Agendakan Periksa Sejumlah Saksi Kasus Dugaan Penipuan PMI yang Bekerja di Turki
"Saya juga berpikir, kerja di restoran gajinya juga kecil. Sebulan saya dapat 4000 Lira. Kalau dirupiahkan, per Lira itu sekarang 970 rupiah."
"Belum lagi potong losmen, metrobus, dan makan. Nggak tembus untuk bayar utang. Jadi setelah dipikir-pikir, dengan gaji segitu, lebih baik saya pulang aja," ucapnya.
Meski telah menjadi korban dugaan penipuan, Septiana mengaku masih akan tetap bekerja sebagai PMI di Turki.
"Kemungkinan akan balik lagi ke Turki, kalau nilai mata uangnya sudah naik. Saya akan lebih selektif lagi nanti memilih agen," tutupnya. (*)
Berita lainnya di Berita Buleleng
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kasat-reskrim-polres-buleleng-akp-yogie-pramagita.jpg)