Superball

PESEPAK BOLA Brasil Tewas Dimakan Ikan Piranha saat Dikejar Polisi, Jasadnya Sudah Tak Bisa Dikenali

Seorang pesepakbola asal Brasil meninggal dunia dimakan ikan Piranha saat dikejar pihak kepolisian.

Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Harun Ar Rasyid
Pixabay / anncapictures
Ilustrasi ikan Piranha 

Dikutip Tribun-Bali.com dari Latinpost.com pada Sabtu 2 April 2022, piranha adalah predator ganas yang diketahui hidup di perairan Amerika Selatan.

Menurut Wiki How, spesies ikan ini biasanya hidup di sungai atau danau yang tenang atau bergerak lambat.

Baca juga: Indonesia Masuki Fase Paling Awal untuk Adopsi Kripto, NFT dan Metaverse

Untuk menghindari bahaya piranha, Wiki Bagaimana menyarankan untuk tidak berenang di badan air tawar selama musim kemarau, yang biasanya dari April hingga September.

Hal itu karena, selama waktu ini, tingkat air turun drastis, dan makanan kurang berlimpah.

Berenang pada malam hari juga dapat membantu jika pergi ke perairan tidak dapat dihindari. Piranha diketahui kurang aktif pada malam hari.

Mencegah diri dari membuat keributan di dalam air juga merupakan salah satu cara untuk menghindari bahaya piranha. Studi menunjukkan bahwa piranha lebih tertarik pada aktivitas daripada darah dari luka terbuka.

Membuat pengalihan juga akan menyelamatkan perenang jika piranha melihat mereka di perairan. Mereka bisa melempar daging atau bangkai binatang untuk mengalihkan perhatian mereka.

Namun, perlu diingat bahwa piranha dapat memakan dagingnya dalam hitungan menit, jadi lebih baik menyeberangi perairan dengan sangat cepat sebelum mereka merasakan Anda.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved