Berita Bali

MENGENAL Canang Sarana Upakara Hindu di Bali: Dari Canang Genten, Canang Sari hingga Canang Oyod

MENGENAL Canang Sarana Upakara Hindu di Bali: Dari Canang Genten, Canang Sari hingga Canang Oyod

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
MENGENAL Canang Sarana Upakara Hindu di Bali: Dari Canang Genten, Canang Sari hingga Canang Oyod 

Sedangkan tangkih ketiga berisi minyak lengawangi berwarna putih. 

3. Canang tubungan

Canang tubungan memiliki bentuk sama seperti canang genten.

Hanya saja porosan dari daun sirih, yang masih menyatu dengan cabangnya sebanyak lima helai.

Canang tubungan dibentuk sedemikian rupa sehingga membentuk huruf X.

4. Canang tadah pawitra atau tadah sukla

Canang tadah pawitra atau tadah sukla juga berbentuk seperti canang genten.

Canang tadah dilengkapi kacang putih, komak, ubi, dan pisang kayu yang masih mentah.

Semua bahan dicampur dan digoreng, lalu ditempatkan pada sebuah tangkih. 

5. Canang Sari

Canang sari terdiri dari dua bagian yakni bawahnya berbentuk segi empat untuk menempatkan pisang emas, jajan kekiping, tebu, plawa, dan porosan.

Kemudian bagian atasnya dibuat dengan bentuk uras sari, untuk menempatkan bunga, beras kuning dan wangi-wangian. 

6. Canang pangrawos

Canang pangrawos, alasnya taledan berisi pelekir di setiap sisinya dan berbentuk hiasan segi tiga.

Pada setiap sudutnya diisi sebuah kojong berisi pinang, gambir, tembakau, dan kapur.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved