Berita Bali

MENGENAL Canang Sarana Upakara Hindu di Bali: Dari Canang Genten, Canang Sari hingga Canang Oyod

MENGENAL Canang Sarana Upakara Hindu di Bali: Dari Canang Genten, Canang Sari hingga Canang Oyod

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Widyartha Suryawan
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
MENGENAL Canang Sarana Upakara Hindu di Bali: Dari Canang Genten, Canang Sari hingga Canang Oyod 

Di tengahnya berisi beberapa lembar daun sirih, dan kadang dilengkapi rokok. 

Di atasnya disusun dengan sebuah taledan, atau ceper dan didalamnya berisi tangkih diisi beras kuning serta minyak wangi.

Kemudian paling atas barulah berisi bunga-bunga sebagai pengganti bunga, dan dapat diisi canang sari atau canang buratwangi.

Canang ini biasanya menyertai upacara perayunan. 

7. Canang pasucian

Canang pasucian atau pabersihan, dengan alasnya berbentuk ceper berisi tujuh jenis alat-alat pasucian diri.

Seperti sisig atau pembersih gigi, ambuh untuk keramas.

Berikutnya berisi kekosok putih atau lulur putih, kekosok kuning atau lulur kuning.

Tepung tawar, wija atau sesarik dari beras dicampur air cendana. Tatebus dari benang warna putih dan minyak kelapa atau minyak wangi. 

8. Canang maraka

Canang maraka beralaskan ceper berisi sedikit jajan, pisang, dan buah-buahan serta tebu.

Sampiannya disebut ari keliki berbentuk kojong dilengkapi dengan plawa, porosan, dan bunga serta wewangian.

Canang maraka ketika digunakan dilengkapi canang genten. Jika bahan-bahan perlengkapan diperbanyak dan disusun sedemikian rupa sehingga tersusun rapi disebut gebogan.

9. Canang rebong

Canang rebong dibuat dengan alas dari dulang kecil.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved