Berita Denpasar
Setelah Menggunung & Tutup Jalan, Sampah di TPS Jalan Pulau Seram Akhirnya Diangkut, Diawasi Sekda
Setelah diberitakan terjadinya penumpukan sampah di TPS (Tempat Pembuangan Sampah) Jalan Pulau Seram, Desa Dauh Puri Klod, Denpasar
Penulis: Putu Supartika | Editor: Marianus Seran
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Setelah diberitakan terjadinya penumpukan sampah di TPS (Tempat Pembuangan Sampah) Jalan Pulau Seram, Desa Dauh Puri Klod, Denpasar akhirnya sampah tersebut diangkut.
Dimana sampah ini diangkut pada Rabu, 13 April 2022 pagi.
Sebelumnya sampah ini menggunung dan menutup setengah lebih jalan.
Bahkan pengangkutan sampah ini sampai-sampai diawasi oleh Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dan didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
Baca juga: Kaya Manfaat! Ini Manfaat Mengkonsumsi Air Mentimun
Alit Wiradana mengaku mendapat laporan sampah di TPS Pulau Seram sampai meluber ke jalan dan langsung meminta DLHK untuk mengerahkan alat berat untuk segera mengangkut sampah di TPS tersebut.
"Sebagai langkah jangka pendek saya meminta Kadis DLHK untuk mengerahkan alat berat dan dan truck untuk mengangkut sampah di TPS jalan Pulau Seram yang sempat meluber ke jalan," kata Alit Wiradana.
Menumpuknya sampah di dibeberapa TPS di Denpasar tambah Alit Wiradana dikarenakan beberapa alat berat yang beroperasi di TPA Suwung rusak.
Alit Wiradana pun sempat cek langsung ke TPA Suwung yang dikelola UPTD Sampah DKLH Propinsi Bali.
"Saat ini alat berat tersebut sedang diperbaiki yang memerlukan spare part dari Jakarta, mudah mudahan bisa segera selesai perbaikan dan pengangkutan sampah bisa kembali normal," kata Alit Wiradana.
"Pemkot Denpasar pada intinya siap bersinergi dengan pemerintah propinsi guna mewujudkan penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar. Sehingga upaya penanganan sampah terintegrasi di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan," katanya.
Sementara itu, terkait kendala yang ada saat ini, ia mengatakan pemerintah Kota Denpasar secepatnya akan menjalin koordinasi dengan Pemprov Bali.
Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan penanganan sampah terintegrasi dan berkelanjutan yang selama ini telah berjalan di Kota Denpasar.
"Karena, penanganan sampah menjadi salah satu program prioritas Bapak Walikota," kata Wiradana. (*)