Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Dituding Telantarkan Tenaga Kerja di Dubai, Agen Satroni Dewan Jembrana

Dituding Telantarkan Tenaga Kerja Di Dubai, Agen Satroni Dewan JembranaDituding Telantarkan Tenaga Kerja Di Dubai, Agen Satroni Dewan Jembrana

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Harun Ar Rasyid
ist
PT R bertemu dengan Sekwan Jembrana di Kantor DPRD Jembrana, Senin 18 April 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA  - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Jembrana mengaku mendapat perlakuan buruk dari agennya.

Hal itu kemudian dilaporkan kepada orangtua hingga sampai ke Ketua Komisi II DPRD Jembrana I Ketut Suastika alias Cohok.

Atas hal itu, politikus partai PDI Perjuangan itu pun bercuit di media sosial hingga membuat gerah pihak agen.

Kemudian agen yakni PT R mendatangi kantor DPRD Jembrana, pada Senin 18 April 2022.

Ketua Komisi II DPRD Jembrana I Ketut Suastika dikonfirmasi terkait hal ini menyatakan, bahwa dirinya mendapat keluhan dari orangtua TKI asal Jembrana tersebut.

TKI sendiri bernama Kadek A, mengeluhkan terlantar di Dubai, Qatar. Kemudian, keluhan itu sampai hingga orangtua Kadek A. Yang selanjutnya beberapa kali mendatangi rumah politikus partai moncong putih tersebut.

“Akhirnya saya tindaklanjuti menyambungkan ke Dinas Tenaga Kerja. Kemana harus dikoordinasikan sehingga anak ini bisa dipulangkan. Karena pihak orang tua sudah sempat berkomunikasi dengan pihak agen namun belum ada jawaban," ucap pria yang akrab disapa Cohok.

Baca juga: Ditinggal Tidur, Motor Milik Ketut Puja Dibawa Kabur Maling di Gerokgak Buleleng

Baca juga: Bupati Suwirta Hibahkan Dua Bidang Tanah Kepada Polres Klungkung

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa 19 April 2022, Kenangan Lama Cancer Muncul Kembali

Cohok menjelaskan, bahwa dirinya pun bercuit di media sosial.

Hal itu dilakukan supaya konstituen, terlebih masyarakat Jembrana berhati-hati dalam memilih agen. Sebab, persoalan pekerjaan di masa pandemi menjadi kebutuhan yang paling utama.

Namun, nantinya masyarakat salah dengan agen yang banyak menawarkan program.

“Harapannya masyarakat itu tidak kena iming-iming akhirnya di luar negeri tidak ada pekerjaan. Apalagi visa yang dipakai bukan visa sebagai tenaga kerja namun visa holiday atau yang lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu Kuasa Hukum PT R, Nur Abidin mendampingi pihak Perusahaan Ni Putu Asteria Yuniarti menyatakan, bahwa sebagai penyalur tenaga kerja pihaknya tidak pernah menelantarkan tenaga kerja tersebut atau Kadek A.

Bahkan pihaknya sudah zoom meeting dengan Kadek A di Dubai dan orang tua Kadek A.

Kadek A sudah minta maaf sama orang tuanya karena menyampaikan informasi tidak benar dan orang tua Kadek A juga sudah minta maaf pada pihaknya.

“Bahwa apa yang disampaikan Kadek A dan juga postingan itu (unggahan Cohok) sama sekali tifak benar,” ujarnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved