Berita Jembrana
Dituding Telantarkan Tenaga Kerja di Dubai, Agen Satroni Dewan Jembrana
Dituding Telantarkan Tenaga Kerja Di Dubai, Agen Satroni Dewan JembranaDituding Telantarkan Tenaga Kerja Di Dubai, Agen Satroni Dewan Jembrana
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Harun Ar Rasyid
Dijelaskannya, bahwa awal persoalan ini muncul, Kadek A yang keluar dari tempatnya magang di salah satu hotel tanpa pamit pada pimpinan dan manajemen hotel. Bahkan, sudah mendapatkan uang saku. Kadek A di Dubai juga tidak terlunta-lunta, namun tinggal di asrama. Bahkan, semua biaya agen yang menanggung. Seperti halnya, biaya perpanjangan visa. Dan yang perlu diketahui, pihaknya memberangkatkan tidak hanya Kadek A, namun banyak tenaga kerja lain yang juga berangkat.
“Semua temannya sudah bekerja. Hanya Kadek A yang belum. Ini karena kemampuan dia yang masih terbatas juga," ungkapnya.
Pihak Perusahaan, Asteria mengaku, bahwa perusahaan yang dipimpinnya itu legal, semua persyaratan keberangkatan dipenuhi. Diakui memang Kadek A berangkat dengan visa sponsor. Dan nantinya visa kerja didapatkan setelah mendapatkan pekerjaan yang tetap di Dubai. Dan tudingan terkait rentenir atau yang diunggah di medsos secara keseluruhan keliru atau tidak tepat. Pihaknya berharap bahwa hal itu tidak menjadi bola liar.
“Kami berharap pak Ketua Suastika mengklatifikasi hal ini pada masyarakat. Karena ini sudah sangat berimbas pada perusahaan," tegasnya. (ang).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dsadasd.jpg)