Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Perum Bulog Sebut Stok Beras di Bali Aman, Mencapai 3.656 Ton

Perum Bulog Sebut Stok Beras di Bali Aman, Mencapai 3.656 TonPerum Bulog Sebut Stok Beras di Bali Aman, Mencapai 3.656 TonPerum Bulog Sebut Stok Bera

Penulis: Putu Supartika | Editor: Harun Ar Rasyid
DPRD Bali
ILUSTRASI TERKAIT BERITA - Komisi II DPRD Bali menggelar inspeksi mendadak atau sidak ke Gudang Bulog, Sempidi, Badung, Kamis (30/4/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR  - Perum Bulog Provinsi Bali mengatakan stok beras untuk bulan Ramadhan tahun 2022 ini aman.

Dimana stok beras dari Perum Bulog Bali mencapai 3.656 ton.

Hal tersebut diungkapkan oleh Manager Supply Chain & Pelayanan Publik pada Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Bali, Kurnia Rahmawati saat Rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa 19 April 2022.

“Untuk stok beras di Bali aman, sebanyak 3.656 ton. Dan kami terus melakukan pengadaan mandiri lokal,” katanya.

Ia mengatakan, untuk tahun 2022 pihaknya menargetkan pengadaan beras sebanyak 400 ton beras.

Akan tetapi saat ini sudah ada 2.800 ton atau 700 persen dari target setahun.

“Pencapaian di Perum Bulog ini merupakan yang tertinggi di seluruh Indonesia,” katanya.

Selain beras, untuk stok gula pasir juga masih mencukupi, dimana Bulog memiliki stok sebanyak 65 ton.

Perum Bulog juga mendapat penugasan untuk distribusi daging kerbau, dimana peminat daging kerbau di Bali sangat tinggi.

Baca juga: 12 Pemain Bali United Kontraknya Habis Per 31 Maret Lalu, Persiapan AFC Jalan Terus, Ini Kata Teco

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Lengkap Ramadhan 20 April 2022 di Denpasar

Baca juga: Pria di Jembrana Mengakhiri Hidup Diduga Putus Asa Istri Meninggal 8 Bulan Lalu

Saat ini pihaknya memiliki stok daging kerbau 71 kg dan sedang proses pengiriman sebanyak 5 ton dari DKI Jakarta.

“Kapasitas kami 2,5 ton untuk daging kerbau dan itu sudah ada pembeli yang antri. Dan kami akan bersurat minta alokasi 10 ton daging kerbau. Karena permintaannya tinggi untuk pedagang kecil di Denpasar termasuk di Buleleng,” katanya.

Pihaknya juga dapat penugasan pengadaan kedelai, dimana untuk perajin tempe dan tahu dapat selisih harga pembelian Rp 1000 per kg.

“Tahap awal, program ini akan dimulai April hingga Juli 2022. Untuk awal ada 4 kabupaten di bulan April ini meliputi Denpasar, Jembrana, Buleleng dan Tabanan,” katanya. (*)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved