Berita Gianyar

Bawa HP untuk Kelabui Satpol PP Gianyar, Gepeng di Gianyar Kini Makin 'Canggih'

Kondisi gepeng atau pengemis yang beroperasi di Kabupaten Gianyar semakin membuat geleng-geleng kepala.

ist
Gepeng asal Munti, Karangasem saat diamankan di Dinas Sosial Gianyar, Selasa 19 April 2022 - Bawa HP untuk Kelabui Satpol PP Gianyar, Gepeng di Gianyar Kini Makin 'Canggih' 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kondisi gepeng atau pengemis yang beroperasi di Kabupaten Gianyar semakin membuat geleng-geleng kepala.

Setelah terungkap mereka memiliki tabungan puluhan juta di bank tempat mereka beroperasi di Kecamatan Ubud.

Kini, mereka pun tertangkap masing-masing memiliki smartphone.

Hal tersebut terungkap seusai Satpol PP Gianyar menggelandang para gepeng itu ke Dinas Sosial Gianyar belum lama ini.

Baca juga: Gepeng di Gianyar Makin Canggih, Kini Bawa HP untuk Kelabuhi Satpol PP

Sekretaris Dinas Sosial, Nurwidyaswanto, Rabu 20 April 2022, mengatakan, pada Selasa 19 April 2022, Satpol PP Gianyar membawa 22 orang gepeng asal Munti, Kabupaten Karangasem, yang terdiri dari 12 anak-anak dan tujuh orang gepeng dewasa.

Dia pun terkejut bahwa saat ini hampir semua gepeng tersebut membawa smartphone.

"Semua sudah kami pulangkan. Semuanya dari Munti. Hampir semuanya membawa HP (handphone)," ujarnya.

Kata dia, saat ini para gepeng memiliki modus lain dalam menghindari petugas Satpol PP.

Para gepeng ini membawa barang dagangan, seperti tisu, gelang, pisau dan sebagainya.

Meski demikian, tak jarang mereka tetap saja minta-minta, dan membuat tidak nyaman masyarakat.

"Ya modusnya jual tisu, pisau, gelang tali masker. Kalau tidak laku, mereka minta-minta," ungkapnya.

Kepala Satpol PP Gianyar, Made Watha membenarkan bahwa saat ini para gepeng telah membawa HP.

Kata dia, HP tersebut bukan digunakan sebagai alat gaya-gayaan, namun juga untuk menginformasikan ke teman-temannya sesama gepeng ketika ada petugas.

"Jadi, kalau ada mobil Satpol PP lewat, mereka akan menelepon temannya sesama gepeng agar sembunyi. Tapi sekarang kita juga punya cara lain, yaitu operasi memakai mobil biasa agar mereka tidak tahu," ujar Watha.

Baca juga: Satpol PP Klungkung Kewalahan, Gepeng Malah Ancam Menginap di Kantor Satpol PP

Watha menegaskan, saat ini pihaknya lebih mengintensifkan operasi gepeng.

Sebab dengan mulai banyaknya kunjungan wisatawan, diprediksi akan meningkatnya jumlah gepeng, terutama di kawasan pariwisata Ubud.

"Setiap yang kami amankan, memang gepeng tersebut adalah wajah lama. Semua dari Munti Gunung. Sudah kami bina untuk yang bersangkutan tidak kembali lagi menggepeng di Gianyar," tandasnya. (*)

Kumpulan Artikel Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved