Berita Gianyar

Hanya untuk Tukang Traktor dan Nelayan, Boleh Beli BBM Pakai Jeriken di Gianyar, Ini Syaratnya

Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar mengeluarkan surat rekomendasi untuk nelayan dan tukang traktor.

Istimewa
Tukang traktor di Gianyar diberi surat rekomendasi untuk membeli solar terkait kelangkaan solar. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak ( BBM) jenis solar membuat tukang traktor dan nelayan kelimpungan.

Mereka tak bisa lagi membeli solar membawa jeriken ke SPBU karena ada larangan dari pemerintah.

Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar mengeluarkan surat rekomendasi untuk nelayan dan tukang traktor.

Kini saat mereka akan membeli solar atau jenis BBM lainnya untuk keperluan traktor dan melaut dengan jeriken, petugas SPBU wajib memberi pelayanan.

Baca juga: Empat Kali Meledak, Innova Reborn Ludes Terbakar Usai Isi BBM

Syaratnya menunjukkan rekomendasi dari dinas.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Distanak Gianyar, I Wayan Suarka mengatakan, rekomendasi tersebut sesuai dengan petunjuk dari Pemerintah Pusat dan berlaku selama sebulan.

Namun jika ada yang ingin memperpanjang, kata dia, bisa diperpanjang melalui desa atau kelurahan tempat nelayan atau tukang traktor berdomisili.

"Petunjuknya sudah turun dari Pusat, kami mengatur dan memberi rekomendasi kepada nelayan dan pekerja traktor pertanian untuk pembelian BBM. Rekomendasi tersebut berlaku sebulan, dan selanjutnya diperpanjang lagi melalui kantor desa atau kelurahan," ujarnya, Kamis 28 April 2022.

Untuk mendapatkan rekomendasi tersebut, nelayan atau tukang traktor melalui kelompoknya mendaftarkan nama anggota ke kantor desa atau kelurahan.

Dari sana, nama-nama tersebut diserahkan ke Dinas Pertanian untuk diproses mendapatkan rekomendasi pembelian BBM.

"Dengan rekomendasi ini, SPBU tidak boleh melarang petani dan nelayan yang membawa jerigen membeli BBM, kecuali memang saat stok BBM sedang kosong," demikian Wayan Suarka menjelaskan.

Gianyar sangat bergantung pada pertanian.

Jika traktor tidak beroperasi, maka yang rugi bukan hanya pemilik traktor, namun masyarakat pemilik sawah.

Begitu juga dengan nelayan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved