Berita Denpasar

Libur Lebaran Berdampak Signifikan untuk Pariwisata di Denpasar, Okupansi Hotel Naik 25 Persen

Cuti bersama dan libur lebaran tahun 2022 ini berdampak signifikan terhadap tingkat hunian hotel di Denpasar.

Tribun Bali/I Putu Supartika
Ketua PHRI Denpasar Ida Bagus Gede Sidharta Putra. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cuti bersama dan libur Lebaran tahun 2022 ini berdampak signifikan terhadap tingkat hunian hotel di Denpasar.

Di mana, kenaikan tingkat hunian hotel di Denpasar mencapai 25 persen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PHRI Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra yang dihubungi Senin, 2 Mei 2022.

Baca juga: 4 Ribu Jemaah Padati Lapangan Lumintang Denpasar untuk Sholat Idul Fitri 

“Untuk peningkatan occupancy hotel saat Lebaran ini ada kenaikan sekitar 25 persen di Denpasar,” kata Sidharta.

Ia mengatakan, kenaikan tingkat hunian ini karena adanya peningkatan wisatawan domestik yang ke Bali, khususnya Denpasar.

Selain itu, untuk wisatawan mancanegara di Denpasar didominasi oleh wisatawan asal Australia dan Eropa.

Di mana dari 25 persen tersebut, sebanyak 50 persennya adalah wisatawan mancanegara.

Baca juga: Salat Idul Fitri di Denpasar Digelar di 59 Titik, Termasuk GOR Ngurah Rai dan Lapangan Lumintang

“Denpasar yang market-nya Australia dan Eropa, saat ini wisman sekitar 50 persen dari 25 persen tersebut. Karena ada kenaikan Wisdom di Lebaran ini,” katanya.

Harapan ke depan, dengan meningkatnya ekonomi dunia dan Indonesia dan confident untuk bepergian, geliat pariwisata akan pulih lagi.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani mengatakan saat ini jalan-jalan di Denpasar sudah mulai kembali macet.

Baca juga: Demi Migor Curah Murah, Hayati, Warga di Terminal Tegal Denpasar Rela Antre Sejak Pukul 6 Pagi

Itu adalah pertanda jika ekonomi mulai bergeliat termasuk juga pariwisata.

“Apalagi dengan dibukanya penerbangan langsung ke Bali. Ini memberikan dampak yang lumayan bagi Denpasar,” katanya.

Dezire menambahkan, meskipun wisatawan sudah banyak yang datang ke Denpasar, namun masih didominasi oleh wisatawan domestik.

“Kalau perbandingannya, dari jumlah total kunjungan sebanyak 90 persennya domestik, dan lagi 10 persennya mancanegara,” kata Dezire.

Sementara itu, terkait dengan libur panjang lebaran yang akan datang, pihaknya pun optimistis akan lebih banyak lagi wisatawan yang datang ke Denpasar.

“Kami memang berharap saat liburan Lebaran, sebanyak-banyaknya wisatawan yang berwisata ke Denpasar. Sehingga dengan begitu hotel-hotel akan penuh, tempat wisata ramai dikunjungi dan ekonomi cepat bangkit,” katanya.

Meskipun demikian, Dezire tetap mengingatkan kepada pelaku pariwisata maupun wisatawan untuk taap protokol kesehatan.

Karena, meskipun kasus sudah melandai, namun Covid-19 masih ada. (*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved